Boking Wanita Penghibur Lewat MiChat, Pemuda Ini Justru Dirampok

Ketiga pelaku Curas berhasil diamankan.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Pesan wanita penghibur, NGP (20) justru menjadi korban pencurian dan kekerasan (curas) yang terjadi di samping Hotel Citra, Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 11 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 18.20 WIB.

Read More

Aksi perampokan ini pun terungkap usai petugas Satreskrim Polrestabes Palembang melalui Unit Ranmor berhasil menangkap ketiga pelaku, yakni Putri Hanifa (25), warga Jalan Tangga Buntung, Lorong Budiman, Palembang, M Ramon (37), warga Lorong Tapak Ning, Kelurahan 10 Ilir Palembang, dan Fikri (38), warga Lorong Tapakning, Kelurahan 10 Ilir Palembang.

Ketiganya ditangkap aparat kepolisian di tempat persembunyian masing-masing.

Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi mengatakan, pelaku diamankan atas laporan korban NGP.

Dari laporan itulah anggotanya berhasil mengamankan ketiga pelaku. Namun dua dari tiga pelaku Fikri dan Ramon harus ditindak tegas karena mencoba kabur saat akan ditangkap.

“Modus para pelaku sendiri memanfaatkan aplikasi MeChat dan setelah bertemu, korban diancam dengan senjata tajam untuk menyerahkan barang berharganya,” ujar Kompol Tri Wahyudi, Kamis (31/3/2022).

Sebelum dirampok, saat itu korban membuka aplikasi MiChat dengan maksud memesan wanita penghibur.

Setelah terjadi kesepakatan harga, salah seorang komplotan pelaku bernama Putri mengirim pesan kepada korban untuk datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Korban tergiur dengan penawaran pelaku yang memberikan pelayanan plus-plus secara gratis,” katanya.

Nah, korban pun datang ke Hotel Citra menggunakan sepeda motor miliknya, kemudian korban menghubungi pelaku Putri dan memberi kabar bahwa sudah di TKP.

Tidak lama kemudian, keduanya bertemu di lobby hotel. Kemudian korban mengajak ke kamar pesanananya.

Putri meminta korban menujukkan pesan di aplikasi MiChat kepada dirinya, setelah ditunjukkan korban, di situlah terjadi tarik menarik ponsel milik korban dan pelaku.

Sementara itu, pelaku Ramon datang menghampiri korban dan  mengancam dengan senjata tajam.

“Korban memohon meminta kembalikan ponsel miliknya, akan tetapi pelaku Putri meminta tebusan uang sebesar Rp500.000, lalu korban dibawa pelaku Ramon dan Putri dengan cara berbonceng bertiga ke Alfamart dengan tujuan untuk tarik tunai ATM,” katanya.

Tidak sampai di situ, di ATM yang telah direncanakan kedua pelaku, pelaku lainnya sudah standby di mesin ATM dan kembali meminta uang senilai Rp100.000 kepada korban.

Mendapatkan perlakuan tersebut korban langsung melaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang.

Atas perbuatan ketiga pelaku tersebut ketiganya harus mendekam di Hotel Prodeo. Selain menciduk  ketiga pelaku, anggota mengamankan handphone merek Poco X3 Pro dan uang sisa hasil kejahatan sebesar Rp10.000. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.