Laporan: Candra Budiman
Palembang, Sumselupdate.com – Desfa Anjani (7), pasien usus buntu yang gagal operasi sebanyak tiga kali di Rumah Sakit (RS) Palembang BARI, akhirnya meninggal dunia.
Bocah perempuan yang merupakan anak dari pasangan Herman dan Yuni ini, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang pada Minggu (19/3/2023) sekitar pukul 21.45 WIB.
Berdasarkan data dihimpun, Desfa pertama kali jatuh sakit pada 28 Januari 2023 karena demam tinggi.
Desfa dibawa kedua orangtuanya berobat ke Puskesmas I Ulu Palembang pada Senin 30 Januari 2023.
Lalu pada 2 Februari 2023, Desfa harus dilarikan ke RSUD Palembang BARI, lantaran sakit demam yang dialaminya tak kunjung membaik.
Kemudian pada 3 Februari pasien diambil tindakan USG dan Rontgen oleh pihak RSUD Palembang BARI.
Hasilnya, Desfa di diagnosa mengalami sakit usus buntu sehingga harus dilakukan tindakan operasi.
Tepatnya pada 6 Februari, Desfa menjalani operasi usus buntu pertama dan dirawat di ruang PICU serta dirawat Inap RSUD Palembang BARI.
Beberapa hari kemudian, Desfa diperbolehkan untuk pulang ke rumah.
Saat rawat jalan di rumah, kondisi Desfa kembali memburuk, bekas jahitan operasi usus buntu di perutnya mengeluarkan cairan warna kuning, sehingga dia kembali dilarikan ke RSUD Palembang BARI pada Rabu (15/2/2023).
Pihak RSUD Palembang BARI kembali melakukan tindakan operasi usus buntu kedua dan ketiga terhadap Desfa pada tanggal 19 dan 24 Februari.
Namun kondisi pasien tak kunjung membaik pasca-operasi kedua dan ketiga. Sehingga kembali dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Hermina Jakabaring pada 2 hingga 7 Maret 2023.
Desfa kembali dirujuk ke RSMH Palembang dan menjalani operasi untuk ke empat kalinya, pada 13 Maret 2023.
Usai operasi kondisinya sempat membaik, namun pada Jumat 17 Maret dia mengalami fase kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
Herman (40), orangtua Desfa saat dikonfirmasi pada Senin (20/3/2023) membenarkan buah hatinya sudah menghadap Sang KHalik. “Ya, anak saya meninggal dunia tadi malam,” terang Herman.
Menurut Herman, rencananya Desfa akan dimakamkan usai shalat zuhur di tempat pemakaman keluarga di Desa Talang Peramuan, Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebelumnya, Kasub Humas RS BARI, Palembang, Rully ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya mengatakan hingga kini pihak RS BARI Palembang sedang menidaklanjuti informasi tersebut.
“Meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait. Akan kami informasikan jika sudah ada keterangan tersebut,” pungkasnya singkat. (**)











