Palembang, Sumselupdate.com – Petualangan seorang pencuri kendaraan bermotor sekaligus pembobol brankas sekolah, Akhirudin (30) berakhir dengan kaki pincang di sel tahanan setelah diringkus aparat Unit Reskrim Polsek Kalidoni. Aparat melepaskan tembakan saat meringkus tersangka karena berupaya melarikan diri.
Kapolsek Kalidoni AKP Yulia Farida didampingi Kanit Reskrim Iptu Herman R mengatakan,tersangka ditangkap setelah membobol brankas di salah satu sekolah di Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni, Palembang dan mencuri uang sebesar Rp13,6 juta bersama dua komplotannya.
“Pihak sekolah sebagai korban melaporkan kejadian tersebut. Lalu kami kejar setelah mengantongi identitas para pelaku,” ujar Yulia.
Akhirnya polisi berhasil meringkus tersangka di Jalan RE Martadinata, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang saat sedang mengemudikan angkot Lemabang-Ampera.
Selain membobol brankas, pelaku juga diketahui melakukan pencurian kendaraan motor di berbagai wilayah di Palembang. Dari pengakuan tersangka, dirinya sudah melakukan curanmor sebanyak lima kali.
“Tiga laporan pencurian motor di wilayah IT II dan dua laporan di Polsek Kalidoni merupakan ulah tersangka. Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman tujuh tahun penjara,” terangnya.
Sementara itu, tersangka Akhir mengakui telah melakukan lima pencurian kendaraan motor dan pembobolan brankas sekolah tersebut.
“Saya bertiga dengan kawan-kawan saya, berbagi peran. Saya yang eksekusi saat beraksi, teman ada yang mengawasi keadaan,”katanya.
Akhir pun mengaku sepeda motor korban yang dicurinya tersebut dijual ke daerah Sungsang, Kabupaten Banyuasin seharga Rp2-3 juta per unit. “Uangnya kami bagi tiga rata. Saya pakai uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari,” aku warga Jalan Mayor Zen, Lorong Semendawai, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang ini. (tra)











