BNN Gelar Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Palembang

Suasana Seminar Pencegahan Narkoba yang diselenggarakan oleh BNN di Hotel Aston Palembang, Selasa (8/11/2016).

Palembang, Sumselupdate.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) terus berupaya menekan peredaran dan penyalahgunaan obat terlarang narkoba di kalangan masyarakat di seluruh di Indonesia termasuk di wilayah Sumatera Selatan.

Direktur Advokasi Penindakan BNN, Yunis Farida Oktoris, Selasa (8/11/2016) di sela acara Seminar Pencegahan Narkoba di Hotel Aston mengatakan, menyikapi arahan Presiden RI Joko Widodo yang menyampaikan bahwa Indonesia darurat narkoba, maka BNN sesuai tugasnya terus melakukan upaya pencegahan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya dengan kondisi tersebut pula BNN juga terus melakukan upaya untuk menginformasikan mengenai bahaya narkoba setiap kalangan, lalu untuk target itu BNN juga harus bisa bersinergi dengan semua pihak termasuk dengan pihak perusahaan swasta di seluruh wilayah di Indonesia.

“Pada kesempataan ini kami ajak semua pihak pengusaha swasta di Sumsel untuk ambil bagian dalam mencegah pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” katanya

Dejelaskannya, bersama dengan Forum Komunikasi Lintas Sektor dan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba”, ada 50 instansi swasta di Sumatera Selatan ikut ambil bagian dalam kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan di Hotel Aston Palembang tersebut.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sudah dilaksanakan di seluruh Indonesia, sedangkan untuk Palembang merupakan kota terakhir yang ikut menyelenggarakan pencegahan penyalahgunaan obat terlarang narkoba.

“Maksudnya, ini kota terakhir setelah kami melaksanakan hal yang sama di kota-kota lain di Indonesia,” jelasnya.

Intinya kata Yunis, poin yang akan disampaikan pada setiap kesempatan adalah, BNN tidak bisa kerja sendiri sehingga diperlukan pihak-pihak lain seperti instansi swasta yang ikut dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sehingga tugas yang ada bisa dilaksanakan secara mudah dan ringan. Lalu kemudian yakni mengupayakan agar informasi bahayanya narkoba tersampaikan dengan baik ke semua pihak.

Direktur Advokasi Penindakan BNN, Yunis Farida Oktoris
Direktur Advokasi Penindakan BNN, Yunis Farida Oktoris

“BNN hanya memberikan informasi tentang pencegahan dan bahaya norkoba kepada pihak swasta, untuk kemudian pihak swasta tersebutlah yang menindaklanjuti ke intern mereka,” urainya.

Sementara itu ia juga menyampaikan bahwa di setiap kegiatan adalah upaya untuk meninformasikan dengan baik masalah bahaya narkoba dari sisi pencegahan, sehingga masyarakat tahu dan mengerti, kemudian setelah itu maka masyarakat pulalah yang bisa menentukan sikap mengenai narkoba.

“Sikap itulah yang kami harapkan mampu membentengi serta memfilter diri masing-masing masyarakat, setelah paham lalu menolak atau justru menggunakan narkoba karan ingin coba-coba,” pungkasnya. (adi) 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.