Bertambah 13 Pasien Positif Corona, Zona Pagaralam Meningkat Menjadi Oranye

Ilustrasi Virus Corona

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Masyarakat di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) harus meningkatkan kedisplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pagaralam ada penambahan tiga belas pasien yang terinfeksi virus Corona.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara didampingi Kadinkes Pagaralam Dessy Elviana kepada Sumselupdate.com, Jumat (4/6/2021)  mengatakan, ketigas belas warga yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan hasil pemeriksaan RT-PCR metode real time nCOV 2019 di UPT Laboratorium Kesehatan Kabupaten Lahat.

Menurut Dolly Gumara, ketiga belas pasien tersebut masing-masing pasien kasus kode 196 saudari Nhy (55), warga Petani RT 002, RW 002, Kelurahan Alun Dua, Kecamatan Pagaralam Utara dengan status kasus baru.

Kedua, pasien kasus kode 202 saudara AAG (51), warga Ds  Rt 009 Rw 003, Muara Siban, Kelurahan Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam dengan status kasus baru.

Pasien kasus kode 204 saudari Rhh (56), warga Jalan Nangka No 148 C, Rt 012 Rw 006, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan dengan status kasus baru.

Pasien keempat dengan kode 205 saudari NL (19), warga Ds Gunung Agung Tengah Rt 003 Rw 009, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan  Dempo Utara dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 Kota Lahat.

Pasien kasus kode 206 saudari CDS (20), warga Ds  Rt 007 Rw 003, Muara Siban, Kelurahan Muara Siban, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 kasus kode 202 saudara AAG.

Kemudian, pasien kasus kode 207 saudari SPA (27), dengan alamata KTP di Karang Anyar II, Rt 002, Rw 005, Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung.

SPA saat ini berdomisili di  Padang Temu, Rt  001 Rw 003, Kelurahan Padang Temu, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 dengan kode 201 atas nama TP.

Pasien kasus kode 208 saudara NP (30), dengan alamat KTP di Dempo Karya Rt 003 Rw 001, Kelurahan Pagar Wangi, Kecamatan Dempo Utara dan saat ini bertempat tinggal di  Ds Talang Sawah, Kelurahan Bangun Rejo, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam.

Pasien kasus kode 209 saudara FMG (50), warga Sido Rejo Rt 01 Rw 01, Kelurahan Sido Rejo, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 yang berkode 195 saudara Jld.

Selanjutnya, pasien kasus kode 210 saudari Nhi (36), dengan alamat KTP di Ds Pagar Jaya, Kelurahan Suka Merindu, Kabupaten Lahat yang saat ini berdomisili di Ds Bandar, Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam dengan status kasus baru.

Untuk pasien kesepuluh yakni pasien kasus kode 211 saudara AJP (25), warga Nusa Indah 2 Tebat Giri Indah Rt 002 Rw 004, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 yang berkode 199 saudara Srn.

Pasien kasus kode 212 saudara CW (28), warga Talang Jeruk Rt 006 Rw 003, Kelurahan Suko Rejo, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 dengan kode 199 saudara Srn.

Selanjutnya, pasien kasus kode 213 saudara MW (52), warga Pematang Bange Rt 001 Rw 001, Kelurahan Curuf Jare, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam dengan status kontak erat dengan pasien Covid-19 dengan kode 203 saudari Nsh.

Untuk pasien yang ke-13 dengan kode 214 saudari WKB (35), warga Perum Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan. WKB ini kontak erat dengan pasien Covid-19 dengan kode 204 saudari Rh.

AKBP Dolly Gumara mengatakan, dengan penambahan tiga belas pasien yang terpapar positif Covid-19 yang terdiri dari tiga pasien kasus baru dan sepuluh orang kasus kontak erat, maka wilayah Kota Pagaralam yang semula berstatus Zona Kuning meningkat menjadi Zona Oranye.

Sementara itu, Kadinkes Pagaralam Dessy Elviana melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suwirman menjelaskan dengan penambahan 13 pasien positif Corona ini total seluruh pasien Covid-19  di Kota Pagaralam menjadi 214 orang.

Di mana pasien dalam pemantauan atau isolasi 13 orang dengan rincian isolasi di RSUD Besemah dua orang, isolasi mandiri di Pagaralam sepuluh orang, dan isolasi di ODP Center Lahat satu pasien.

Sedangkan pasien meninggal dunia di Pagaralam, menurut Dessy Elviana, saat ini berjumlah dua belas orang, selesai pemanatauan 189 orang.

“Dengan meningkatnya pasien yang terpapar positif Covid-19 dimungkinkan dari hasil tracking oleh satgas penanganan Covid-19 ditemukan cluster-cluster baru berdampak meningkatnya pasien terpapar Covid-19 di wilayah Kota Pagaralam. Selain itu, dengan bertambahnya pasien terpapar positif Covid-19 setiap minggunya dimungkinan wilayah Kota Pagaralam dari status Zona Oranye bisa meningkat menjadi Zona Merah,” kata Suwirman. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.