Bersama Pemko Palembang, Pelindo Bangun Puskesmas Untuk Masyarakat IT II

Petelatan batu pertama pembangunan Puskesmas Boom Baru.

Palembang, Sumselupdate.com – Untuk meningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Ilir Timur II, Pemerintah Kota Palembang bersama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kawasan Boom Baru.

Walikota Palembang H. Harnojoyo bersama General Manager PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang Agus Hendrianto meletakkan batu pertama pertanda akan dibangunnya Puskesmas Boom Baru di Jalan Penyaringan, Selasa (23/1/2018).

Bacaan Lainnya

Peletakan batu pertama pembangunan gedung Puskesmas Boom Baru di atas lahan seluas 596 m² milik Pemerintah Kota Palembang itu dengan desain dua lantai tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama pasca ditandatangani nya MoU antara Walikota Palembang dengan General Manager IPC Palembang pada 20 Desember 2017 lalu.

Gedung Puskesmas baru yang proses pembangunannya direncanakan memakan waktu 8 (delapan) bulan ini adalah untuk menggantikan gedung Puskesmas existing yang lokasinya berada di atas lahan dan wilayah kerja operasional Pelabuhan Boom Baru, yang akan segera dialihfungsikan sebagai lapangan penumpukan (open storage) dan merupakan bagian dari program pengembangan dan penataan Pelabuhan Boom Baru.

Harnojoyo menyampaikan, sangat mendukung program pengembangan dan penataan Pelabuhan Boom Baru yang akan dilakukan manajemen IPC Palembang, khususnya dalam peningkatan kapasitas lapangan penumpukan dengan memanfaatkan lahan eks bangunan Puskesmas lama.

“Atas nama Pemerintah Kota Palembang saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kepedulian sosial manajemen IPC Palembang terhadap warga di sekitar wilayah Pelabuhan Boom Baru,” ujarnya.

Dirinya berharap pembangunan gedung Puskesmas baru ini dapat selesai tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga pelayanan kesehatan dapat segera dirasakan oleh masyarakat secara optimal.

Sementara Itu GM Pelindo II Agus Hendrianto mengatakan, relokasi pembangunan gedung Puskesmas tersebut dilatarbelakangi upaya manajemen IPC Palembang untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pemangku kepentingan Pelabuhan Boom Baru khususnya dalam penyediaan fasilitas lapangan penumpukan.

Mengingat trend arus kapal barang yang melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan ter sibuk di Sumsel ini terus meningkat setiap tahunnya, sementara di sisi lain kapasitas lapangan penumpukan existing yang ada saat ini hampir memasuki ambang batas ideal sebuah pelabuhan.

Melihat kondisi sepanjang 2017, trend arus barang melalui dermaga konvensional di Pelabuhan Boom Baru terealisasi sebesar 4,69 juta ton atau meningkat sebesar 29% apabila dibandingkan dengan 2016 yang terealisasi sebesar 3,64 juta ton.

Peningkatan juga terjadi pada arus barang melalui terminal peti kemas Palembang yang terealisasi sebesar 172.802 TEUs atau meningkat 26% dibandingkan 2016 sebesar 137.074 TEUs.

Sedangkan dalam box terealisasi sebesar 158.253 Box atau meningkat 25% apabila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya sebanyak 126.213 Box. Sementara kunjungan kapal mencapai 4.158 unit atau meningkat sebesar 71%.

“Semakin meningkatnya trend arus kapal dan barang yang melakukan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Boom Baru dari tahun ke tahun, mengakibatkan kebutuhan penggunaan lapangan penumpukan ikut meningkat,” katanya.

“Maka sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh stakeholder, manajemen IPC Palembang telah merancang program pengembangan dan penataan area Pelabuhan Boom Baru, diantaranya perluasan area penumpukan, sehingga diharapkan dapat semakin memperlancar kegiatan ke pelabuhan,” kata Agus.

Selain itu pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang yang telah turut mendukung program pengembangan dan penataan Pelabuhan Boom Baru demi kelancaran arus distribusi barang dari dan ke provinsi Sumsel. (udi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.