Palembang, Sumselupdate.com – Setelah beberapa jam mendapat perawatan, akhirnya Amiruddin (33) meregang nyawa di RSUD Bari Palembang.
Pria tuna karya (gembel) ini mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, akibat kelalaian bermain korek api gas ketika berada di Jalan KH Wahid Hasyim depan minimarket IVO Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (16/8).
Kejadian naas ini berawal saat korban berjalan kaki, Kamis (15/8) pukul 22.30 WIB. Dengan dibantu tongkat kayu, korban yang memang kesulitan berjalan ini, juga membawa tas sandang.
Entah apa yang terjadi, tiba-tiba saja, korban bermain korek api gas hingga membakar tas yang dibawanya. Melihat api menyala, korban mematikannya kembali.
“Menurut keterangan saksi yang melihat, tampak korban tidak sehat. Beliau bermain api, menghidupkan dan mematikan sendiri. Setelah itu, tanpa sadar korban menyiramkan bensin dalam botol yang dibawanya, api spontan membesar, ditambah lagi korek api gas yang ada di kantong baju bagian depan meledak sehingga membakar tubuh korban. Dari sana saksi Raden (24) mencoba memadamkan api dengan menyiramkan air,” ujar Kapolsek Seberang Ulu I Palembang, Kompol Mayestika didampingi Kanit Reskrim, Iptu Irwan Sidik.
Menanggapi adanya kejadian tersebut, petugas piket fungsi Polsek Seberang Ulu I langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Kita sudah lakukan olah TKP. Kita juga sudah kumpulkan keterangan para saksi yang melihat. Untuk sementara, korban terbakar akibat kelalaiannya sendiri. Sebagai informasi yang kami terima dari rumah sakit, korban meninggal dunia pukul 02.00 WIB,” jelasnya.
Ditambahkan Kapolsek, dari kejadian ini, anggotanya menyita baju kemeja warna biru dan celana panjang jenis warna hitam, yang sudah terbakar digunakan korban saat kejadian.
Bukan itu saja, korek api gas yang sudah terbakar, tutup botol bekas minuman, tongkat kayu dan topi untuk pengusutan lebih lanjut.
“Tidak lupa, kami mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menghubungi Polsek Seberang Ulu I,” tutupnya. (tra)











