Palembang, Sumselupdate.com – Nasib apes dialami Cahaya Maulana (16). Ia harus mengalami luka tikam di bagian kepala belakang saat berlebaran ke rumah temannya.
Akibatnya, remaja yang tinggal di Lorong Sungai Aur, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan SU II Palembang ini sempat dilarikan ke rumah sakit guna mendapat perawatan luka yang dialaminya.
Hingga akhirnya, orangtua korban Sairo (55) mendatangi Polresta Palembang, Senin (26/6/2017), untuk melaporkan RZ dan kawan-kawan yang diduga sudah menganiaya dan menikam anaknya.
Berdasarkan keterangan anaknya, Sairo mengatakan kejadiannya berawal saat Maulana berkunjung kerumah temannya yang berada tak jauh dari kediamannya, Minggu (25/6) petang.
Kemudian, datanglah terlapor bersama teman-temannya yang langsung menganiaya korban serta menikamnya dari arah belakang, sehingga korban pun terungkur bersimbah darah.
“Padahal anak saya tidak tahu masalahnya apa. Mereka datang dan langsung memukul tidak banyak bicara,” kata Sairo saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.
Lebih lanjut, ia mengatakan warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan korban, sehingga terlapor Cs melarikan diri.
“Untung pak, banyak warga yang melihat jadi mereka yang menolong anak saya. Saya berharap para pelaku cepat ditangkap, saya tidak terima dengan perbuatan mereka,” tuturnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. “Korban sudah buat laporan dan akan diproses,” tutupnya. (tra)











