Kualitas Udara Palembang Memburuk, Dua Titik Masuk Level Sangat Tidak Sehat

Writer: - Minggu, 23 Agustus 2026
Kabut asap menyelimuti salah satu kawasan di Kota Palembang, Minggu (23/8/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi saat kualitas udara di sejumlah titik Palembang terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat berdasarkan pemantauan IQAir. (Foto; Sumselupdate.com/Muhammad Lubis)

Palembang, Sumselupdate.com — Kualitas udara di Kota Palembang memburuk sejak Sabtu (22/8/2026) malam hingga Minggu (23/8/2026) dini hari. Pemantauan melalui aplikasi IQAir menunjukkan sejumlah titik di Palembang berada pada kategori tidak sehat, bahkan dua lokasi masuk level sangat tidak sehat.

Berdasarkan pemantauan IQAir pada Minggu (23/8/2026) dini hari, kualitas udara Kota Palembang tercatat pada angka 198 US AQI+, atau masuk kategori Tidak Sehat.

Read More

Polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 123 mikrogram per meter kubik.

Kondisi lebih buruk terlihat pada sejumlah titik pemantauan di wilayah Palembang.

Titik Demang Lebar Daun mencatat indeks tertinggi dengan 252 US AQI+, yang masuk kategori Sangat Tidak Sehat. Sementara Palembang Bukit Kecil berada pada angka 208 US AQI+, juga masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

Kabut asap menyelimuti salah satu kawasan di Kota Palembang, Minggu (23/8/2026) pagi. Kondisi tersebut terjadi saat kualitas udara di sejumlah titik Palembang terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat berdasarkan pemantauan IQAir. (Foto; Sumselupdate.com/Muhammad Lubis)

Sementara tiga titik lainnya berada pada kategori Tidak Sehat, yakni GP_PLM dengan 189 US AQI+, Sukarami 187 US AQI+, dan Musi 2 Palembang 184 US AQI+.

Data tersebut menunjukkan kualitas udara di Palembang tidak seragam pada setiap lokasi pemantauan. Namun, seluruh titik yang terpantau tersebut berada dalam kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

IQAir juga mencantumkan adanya peringatan kebakaran hutan di sekitar Sumatera Selatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam memantau perubahan kualitas udara, meski hubungan langsung antara sumber kebakaran tertentu dengan angka di masing-masing stasiun tetap memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Masyarakat Bisa Pantau Kualitas Udara

Kondisi kualitas udara tersebut dapat dipantau masyarakat secara mandiri melalui platform IQAir.

IQAir menyediakan informasi kualitas udara melalui situs web dan aplikasi IQAir AirVisual yang dapat diakses melalui telepon seluler maupun perangkat lainnya.

Masyarakat dapat mencari lokasi tertentu, termasuk Palembang, untuk melihat indeks kualitas udara (AQI), konsentrasi PM2.5, polutan utama, prakiraan kualitas udara serta perkembangan kondisi udara dari waktu ke waktu.

Informasi tersebut dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Pantau Kualitas Udara Palembang melalui IQAir

Meski demikian, data IQAir bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, arah angin, konsentrasi polutan serta sumber emisi di sekitar lokasi pemantauan.

Karena itu, angka yang tercantum dalam pemberitaan ini merupakan hasil pemantauan pada waktu tertentu dan tidak dapat dijadikan gambaran permanen kualitas udara Palembang sepanjang hari.

Warga Diminta Waspada

Dengan kondisi udara yang berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat di sejumlah titik, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Kelompok yang lebih rentan terhadap dampak polusi udara, seperti anak-anak dan lanjut usia, perlu mendapat perhatian lebih.

Masyarakat juga dapat mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara memburuk dan menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel halus.

Selain memanfaatkan aplikasi pemantauan kualitas udara, masyarakat disarankan memperhatikan informasi dan imbauan dari instansi pemerintah terkait sebagai pembanding, terutama ketika terjadi peningkatan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Data IQAir Palembang

  • Demang: 252 US AQI+ — Sangat Tidak Sehat
  • Palembang Bukit Kecil: 208 US AQI+ — Sangat Tidak Sehat
  • GP_PLM: 189 US AQI+ — Tidak Sehat
  • Sukarami: 187 US AQI+ — Tidak Sehat
  • Musi 2 Palembang: 184 US AQI+ — Tidak Sehat

Sementara itu, indeks Kota Palembang tercatat 198 US AQI+ dengan PM2.5 sebagai polutan utama.

Data tersebut merupakan hasil pemantauan pada waktu tertentu sehingga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi atmosfer dan lingkungan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts