Belum Ada CCO, Peningkatan Jalan Desa Harapan Baru Mangkrak

Kamis, 7 September 2017
Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Desa Hidup Baru, Kecamatan Benakat.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Proyek peningkatan Jalan Desa Hidup Baru, Kecamatan Benakat, Muaraenim yang didanai APBD Muaraenim 2017 senilai Rp989.534.000 terpaksa terhenti. Lantaran pihak kontraktor CV Orion Rotrindo belum menerima perubahan kontrak kerja dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Muaraenim.

“Kami terpaksa menghentikan pekerjaan tersebut karena kami ragu kontrak kerja mana yang akan dilaksanakan. Karena di lapangan, masyarakat meminta pekerjaan tersebut harus diubah dari pengerjaan aspal menjadi pekerjaan cor beton,” ujar Imron, perwakilan dari CV Orion Rotrindo saat ditemui awak media di Sekretariat Gapensi Muaraenim, Kamis (7/9/2017).

Read More

Permintaan perubahan pekerjaan tersebut, lanjut Imron, karena masyarakat berasalan jika musim hujan jalan tersebut berlumpur.

“Kami belum menerima surat keterangan CCO (Contract Change Order) dari dinas PUPR, padahal surat tersebut sudah kami usulkan berapa kali namun sampai saat ini belum ada kejelasan,” tutup Imron.

Kepala Desa Hidup Baru Antony Said saat dikonfirmasi berharap agar proyek tersebut dapat segera dilanjutkan karena sudah hampir satu bulan pengerjaan proyek tersebut terbengkalai.

“Kami tidak tahu persis kenapa pengerjaanya terhenti, padahal sudah ada pengerjaan yang dilakukan, seperti hamparan batu krokos dan sedikit pengecoran jalan. Memang rencana pekerjaan tersebut adalah 300 meter dicor beton dan 300 meter hanya dilakukan pengerasan saja, tapi sampai saat ini pengerjaannya sepertinya belum dilanjutkan,” ujar Antony.

“Atas nama masyarakat, kami berharap pihak kontraktor dan pemerintah agar segera menyelesaikan pengerjaan proyek jalan tersebut dan kualitas pekerjaannya pun jangan asal asalan. Karena jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR A Yani ketika dikonfirmasi membenarkan jika pengerjaan jalan tersebut ada perubahan. Namun menurutnya, pihaknya tentu akan melakukan penelitian dan pengecekan di lapangan.

“Saya akan memerintahkan  PPK dan pengawas pekerjaan tersebut agar segera melakukan perubahan kontrak kerja, agar pengerjaannya tidak terhambat. Saya berharap masyarakat dan kontraktor agar bersabar, karena waktu pengerjaannya masih panjang dan semuanya perlu proses serta perencanaan yang matang,” tegas Yani. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts