Beli Shabu 100 Ribu, Belum Sempat Dipakai Evin Diciduk Petugas

Sidang virtual penyalahgunaan narkotika.

Palembang, Sumselupdate.com – Pengguna narkotika, Evin Supriadi warga Jalan KH Azhari, Lorong Indrawati, Kelurahan 11 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang terpaksa berhadapan dengan majelis hakim di meja hijau.

Terdakwa Evin Supriadi jalani sidang perdananya secara virtual di hadapan majelis hakim yang dipimpin hakim ketua Touch Simanjuntak, SH, MH, di Pengadilan Negeri Palembang Klas 1A Khusus Sumsel, Selasa (24/11/2020).

Bacaan Lainnya

Sidang diagendakan dengan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sigit, SH, dan mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sigit SH menyetakan terdakwa Evin Supriadi, telah melanggar pasal sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam melanggar Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dalam sidang perdana terdakwa Evin Supriadi, JPU turut menghadirkan seorang saksi bernama Diansyah yang merupakan petugas kepolisian dari satuan Polsek Seberang Ulu II Palembang.

Dalam kesaksiannya Diansyah mengatakan jika terdakwa sempat mengecoh petugas yang melakukan penggeledahan terhadap dirinya.

“Awalnya kami curiga dan melakukan penggeledahan pada tubuh terdakwa Evin, namun tidak ditemukan barang bukti. Namun setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan kembali, petugas dapati barang bukti berupa paket kecil shabu yang disimpan terdakwa dalam lubang bambu jemuran, yang letaknya saat itu dekat dengan terdakwa,” ujar Saksi Diansyah di hadapan majelis hakim melalui sambungan telekonferensi, Selasa (24/11/2020).

Ia juga menjelaskan jika terdakwa Evin mengaku barang haram tersebut dibelinya dari seorang bernama Nando dengan harga 100 ribu rupiah. Barang haram tersebut rencana akan dipakai sendiri oleh terdakwa.

“Dia mengaku beli barang tersebut dari seorang bernama Nando seharga 100 ribu rupiah. Saat ditanya terdakwa mengaku barang haram tersebut buat dipakai olehnya sendiri. Namun belum sempat dipakai di tangkap petugas,” jelas Diansyah.

Atas dakwaan JPU dan kesaksian saksi dalam persidangan, terdakwa Evin Supriadi tidak memberikan bantahan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda, tuntutan JPU. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.