Belasan Jamaah Umrah Diduga Ditelantarkan Agen Travel Nakal

Senin, 1 Mei 2017
Kantor travel haji dan umrah Damtour (ruko kanan) dalam kondisi tertutup, tak ada aktifitas dalam beberapa hari terakhir.

Baturaja, Sumselupdate.com – Dugaan penelantaran calon jamaah yang akan pergi umrah, kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kali ini diduga dilakukan salah satu travel haji dan umrah di kawasan Jalan A Yani, Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur.

Read More

Sedikitnya 15 orang jadi korban travel tersebut, yang harus menunggu tanpa kepastian di Jakarta beberapa waktu lalu.

Lebih kurang empat sampai lima hari mereka ditinggal di hotel tanpa kepastian untuk berangkat.

Bahkan karena tidak ada kabar dari pihak travel itu, mereka harus pulang ke tempat asal dengan menggunakan biaya sendiri.

Salah seorang calon jemaah umrah, berinisial L, adalah salah satu calon yang gagal berangkat.

Saat berbincang dengan Sumselupdate.com, Minggu (30/4/2017), ia mengaku kecewa terhadap salah satu trever haji dan umrah ada di Baturaja yang mereka percaya sebelumnya.

Awalnya pihak travel tersebut begitu meyakinkan dengan memberikan pelayanan yang cukup baik.

Namun sayangnya, kata dia, mereka hanya diantar sebatas di Jakarta dan ke hotel saja. Dan hingga saat ini belum juga diberangkatkan. Bahkan pihak travel haji dan umrah tersebut menghilang tanpa kabar.

“Rombongan kami ada sekitar 15 orang. Kami semua di berangkatkan sampai di Hotel Triat, Tanggerang, Jakarta saja,” kata jemaah yang minta namanya dirahasiakan itu.

Menurut L, mereka berjumlah belasan orang itu diberangkatkan oleh travel haji dan umrah pada tanggal 27 Maret silam.

Tepatnya sekitar pukul 22.00 dari Baturaja ke Palembang. Dan usai melaksanakan shalat subuh pada 28 Maret mereka melanjutkan perjalanan ke Jakarta.

“Sesampainya di bandara kami langsung dijemput dengan mobil Hotel Triat. Namun sayangnya setelah ditunggu-tunggu, tidak juga datang pihak travel umrah tempat kami untuk berangkat melaksanakan ibadah umrah. Kami tidak juga diberangkatkan. Lebih kurang sejak tiga hari kami menunggu, namun tidak ada kabar yang jelas,” ceritanya.

Ia mengaku sudah curiga sejak awal. Sebab sebelum berangkat ia sempat mempertanyakan paspor mereka ke pihak travel.

Namun dijawab oleh pihak travel yang mereka tumpangi, dengan kalimat tenang saja. Urusan paspor mereka yang mengurus.

”Saat itu saya memang mulai curiga. Namun, kami masih percaya sebab sambutanya sampai ke Jakarta begitu baik. Namun nyatanya, seperti ini kami tidak juga diberangkatkan,” tuturnya.

Karena tidak ada kejelasan, ia dan rombongan memutuskan pulang ke Baturaja di hari ke empatnya.

Mereka kata L, pulang ke Baturaja menggunakan dana pribadi. Namun saat ia mendatangi kantor travel haji dan umrah itu sudah tutup dan tidak buka lagi.

“Sampai sekarang kami belum ketemu orangnya. Namun dengan keluarga yang bersangkutan kami mendaftar sudah ketemu. Namun belum ada juga kejelasan. Katanya mau mengembalikan, namun hingga saat ini belum juga dikembalikan uang kami,” akunya.

Sementara itu, pihak travel sendiri belum bisa dikonfirmasi.

Kantor travel itu yang berada di depan kantor BPJS OKU tertutup rapat, tak ada aktivitas sama sekali.

Pantauan portal Sumselupdate.com tutupnya kantor travel haji dan umrah itu terjadi sejak beberapa hari terakhir. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts