Bantuan UMKM OKU Tahap Dua Cair, Banyak Ditemukan Kesalahan Data Penerima

Selasa, 1 Desember 2020
Kabid UKM OKU saat memberikan pengarahan terhadap masyarakat yang datanya bermasalah

Laporan Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Masyarakat yang memiliki Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan sejak dua hari ini mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang ada di Baturaja untuk mencairkan dana bantuan modal usaha.

Read More

Dana sebesar Rp2,4 juta yang itu dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kantor UKM dan Koperasi.

Meski pencairan ini sudah tahap kedua, namun masih banyak masyarakat tidak bisa langsung cair karena ada masalah dalam persyaratan pencairan sehingga harus pulang untuk memperbaikinya

Lastri (34) salah satu warga penerima bantuan saat bincangi Sumselupdate.com menuturkan, namanya sudah terdaftar di BRI, namun ada sedikit kendala yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya salah sedangkan tapi di KK dan KTP benar.

“Yang salah data dari bank nama dan alamat sudah benar,” ujarnya.

Pihak bank menyarankan untuk melaporkan permasalahan tersebut ke Kantor Capil, dan meminta surat keterangan dari kantor UKM dan Koperasi.

“Setelah dilakukan pengecekan di Capil semuanya benar, tinggal saya meminta surat keterangan dari kantor UKM dan Koperasi,” tandasnya.

Plt, Kepala Dinas UKM dan Koperasi OKU Fahmi Alian,S.Sos. melalui Kabid UKM Ermuni Saurimin, S.PT,.M.Si saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (01/12/2020) membenarkan jika banyak berkas masyarakat penerima bantuan modal dari pemerintah pusat ini bermasalah, meski hal itu tidak terlalu fatal.

“Mengapa kita katakan tidak fatal, karena kesalahan itu kebanyakqn salah NAMA, NIK dan alamat. Masyarakat yang bermasa seperti ini kita lakukan cek ulang dengan data yang kita usulkan ke pusat dan ternyata semuanya benar. Untuk mengatasi ini kita lakukan koordinasi dengan pihak bank, karena nama penerima sudah keluar maka kita berikan surat keterangan,” jelasnya.

Disinggung berapa jumlah masyarakat yang dapat bantuan, Ermuni mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti jumlahnya.

“Dari pertama dan sekarang sudah pencairan tahap kedua kami tidak tahu berapa banyak yang mendapatkan bantuan. Kami pernah bekoordinasi dengan pihak bank, mereka menerima data bukan hanya di OKU saja tapi untuk OKU raya sehingga mereka tidak paham jumlahnya,” jelasnya.

“Sekarang ini kepala dinas sedang ke Jakarta untuk memastikan jumlah yang masyarakat yang menerima bantuan tersebut,” tandasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts