Banjir-Longsor di Sumbar, Enam Orang Meninggal

Senin, 8 Februari 2016
Banjir yang melanda Provinsi Sumatera Barat.

Padang, Sumselupdate.com

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar) memakan korban. Tim evakuasi telah menemukan enam orang meninggal akibat bencana ini.

Bacaan Lainnya

“Korban meninggal yang baru ditemukan tim evakuasi di Kabupaten Solok Selatan, bernama M. Yunus (65),” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno seperti dilansir antarasumbar.com., Senin (8/2).

Menurutnya, korban yang baru ditemukan sore hari itu, berada di lokasi yang sama dengan empat korban yang sebelumnya ditemukan meninggal. “Sekarang tim masih mencari satu korban hilang lagi yaitu Refa (2),” katanya.

Sebelumnya, tim evakuasi telah menemukan empat korban meninggal yaitu Upik (55 tahun), Ramli (20 tahun), Si Lin (18 tahun), Nisa (1,5 tahun) dan M Yunus (65 tahun).

Selain korban tanah longsor di Solok Selatan, dilaporkan juga ada satu korban meninggal karena dihanyutkan banjir di Kabupaten Limapuluh Kota atas nama Padri (laki-laki 16 tahun).

Ia mengatakan, untuk membantu membersihkan material longsor yang terjadi di beberapa daerah, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar untuk peminjaman alat berat.

Data BPBD Sumbar menyebutkan, saat ini ada 10 kabupaten dan kota di daerah itu yang terkena dampak bencana banjir dan longsor. Di antaranya, Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, Limapuluh Kota, Agam, Tanah Datar, Dharmasraya, Sijunjung, Kabupaten Pasaman dan Kota Sawahlunto.

Akibat tingginya curah hujan sejak dua hari terakhir, ratusan hektare sawah di dua nagari (desa) di Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok terendam. Banjir juga merendam lima kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota yakni Pangkalan Koto Baru, Guguak, Harau, Suliki, dan Bukit Barisan.
Sementara longsor yang terjadi di wilayah Rao, Kabupaten Pasaman, telah menutupi sebagian badan jalan sehingga akses jalan menuju ke Sumatera Utara terputus. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.