Asyik Mandi, Bocah di Gunung Megang Muaraenim Tenggelam di Sungai Lematang

Proses pencarian Rafen Arsedo yang tenggelam di Sungai Lematang di Dusun 3, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang Muaraenim, Sumsel, Minggu (2/8/2020).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Masyarakat Dusun 5, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak geger.

Ini menyusul salah satu bocah setempat bernama Rafen Arsedo bin Benu (10) tenggelam di Sungai Lematang yang berada di Dusun 3, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Minggu (2/8/2020), sekitar pukul 14.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Hingga berita ini diturunkan tubuh korban belum ditemukan. Sementara tim BPBD Kecamatan Gunung Megang, polsek, koramil bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban dengan menyusuri aliran Sungai Lematang,

Tim menyusuri sungai menggunakan perahu karet, perahu dayung, ketek, dan jala serta menyelam menggunakan tali.

Informasi dihimpun di lapangan, peristiwa tenggelamnya bocah malang ini bermula korban bersama teman-temanya mandi bersama di pinggiran aliran Sungai Lematang.

Namun nahas, saat asyik mandi, tubuh korban tidak muncul-muncul ke atas permukaan air.

Proses pencarian Rafen Arsedo yang tenggelam di Sungai Lematang di Dusun 3, Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang Muaraenim, Sumsel, Minggu (2/8/2020).

 

Melihat kejadian ini teman-teman korban langsung berteriak hingga didengar oleh warga sekitar yang sedang ngobrol di pance (sejenis bangku lebar tanpa senderan) dekat TKP tersebut.

Warga yang mendengarkan teriakan tersebut langsung turun ke sungai berusaha mencari tubuh korban.

Namun upaya warga sia-sia. Selanjutnya, warga memberitahu masyarakat dan petugas terkait kejadian tersebut.

Kapolres Muaraenim AKBP Doni Eka Syahputra melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan mengatakan, sampai saat ini tubuh korban masih dalam proses pencarian.

“Benar ada bocah tenggelam di wilayah hukum kita tadi siang dan kita telah melakukan upaya dengan mengecek TKP, kemudian melakukan pencarian korban bersama pihak terkait serta interograsi lisan para saksi yang melihat kejadian tersebut,” ungkapnya. (dan)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.