Palembang, Sumselupdate.com – Untuk antisipasi Kemacetan jelang arus mudik lebaran, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, akan menerapkan rekayasa lalu lintas.
Kadishub Sumsel Ari Narsa JS, mengatakan bahwa arus mudik tahun ini diprediksi meningkat hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Sumsel sebagai daerah perlintasan sekaligus tujuan mudik akan mengalami kenaikan arus sekitar 20 persen, terlebih karena momen Lebaran tahun ini berdekatan dengan libur sekolah dan perayaan Hari Raya Nyepi,” katanya, Senin (10/3/2025).
Untuk mengantisipasi kemacetan, Dishub Sumsel telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengaturan jalur perlintasan, pendirian posko, pemasangan rambu-rambu, dan penempatan petugas gabungan dari berbagai instansi.
Perhatian khusus diberikan pada Jalan Palembang–Betung, yang dikenal sebagai titik rawan kemacetan setiap musim mudik tiba. Salah satu solusi yang disiapkan adalah pengoperasian tol ruas Musi Landas–Pangkalan Balai pada periode H-10 hingga H+10 Lebaran 2025.
Baca juga : Kurangi Kemacetan Arus Mudik Lebaran dan Nyepi 2025, Konsep WFA Perlu Dikaji
“Kami juga menyiapkan jalan alternatif seperti jalur Tanah Mas di samping Jalan Soekarno-Hatta serta jalan-jalan pendukung lainnya untuk mengurai kepadatan,” tutur Arinarsa.
Selain rekayasa lalu lintas, Dishub Sumsel juga akan menerapkan pembatasan operasional angkutan barang mulai H-7 Lebaran 2025. Angkutan yang diperbolehkan melintas hanya kendaraan yang membawa kebutuhan pokok, seperti sembako, BBM, gas, ambulans, dan pemadam kebakaran. Sementara itu, kendaraan angkutan berat seperti ekspedisi, angkutan batu bara, galian C, dan kayu dilarang beroperasi selama periode tersebut.
Ia memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 25–28 Maret 2025. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan.
Baca juga : Komisi V DPR Apresiasi Instansi Terkait Soal Kelancaran Arus Mudik Nataru 2024-2025
Dengan persiapan matang ini, Dishub Sumsel berharap arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman tanpa gangguan kemacetan yang berarti. (**)











