Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) patut berbangga lantaran salah satu penggiat anti-narkoba asal Bumi Sriwijaya, yakni Hj Lury Elza Alex Noerdin mendapat penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo.
Dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2017 yang dipusatkan di Griya Agung Palembang, Kamis (13/7/2017), Kepala Badan Anti Narkoba Provinsi (BNNP) Sumsel Sumsel Brigjen Pol Drs Anthoni Hutabarat menyatakan, penghargaan dari presiden lantaran Lury melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan anti narkoba.
Lury yang kesehariannya didapuk sebagai Duta Anti-Narkoba Sumsel menerima penghargaan bersama-sama dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumsel) dan penggiat anti-narkoba dari Provinsi Maluku Utara dalam puncak acara Hari Anti Narkotika Internasional di Taman Mini Indonesia Indah yang digelar hari ini juga.
“Kita bersyukur karena ada salah satu masyarakat atau penggiat dari Sumsel yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional yang akan diberikan langsung oleh Presiden RI,” kata Anthoni Hutabarat.
Sementara itu, dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengajak semua komponen masyarakat sama-sama memberantas peredaran narkoba.
Alex Noerdin mengatakan, di Indonesia sehari ada 33 orang mati akibat narkoba dan sebagian besar masih dalam usia produktif dan masih berusia muda serta memiliki masa depan.
“Presiden sudah memberikan arahan kepada pemerintah daerah, maka dari itu saya tekankan kita bagi-bagi tugas. BNN harus dibantu untuk memutus pasokan narkoba, menangkap bandarnya, memiskinkan bandarnya , merehabiitasi korban, pecandu, dan pemerintah daerah juga memiliki peran pertama,” katanya.
Gubernur juga mengusulkan ke KPU dalam persyaratan pencalonan kepala daerah di Sumsel bukan cuma tes kesehatan biasa, yakni sebatas tes urine namun tes darah dan rambut.
Pada kesempatan itu, Gubernur memastikan kalau ada PNS di lingkungan Pemprov Sumsel terlibat narkoba maka diberhentikan.
Dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional dihadiri ratusan undangan terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (SKPD) , instansi swasta, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat, pelajar dan mahasiswa.
Pada kegiatan itu juga dilakukan penyematan pin kepada penggiat anti narkoba oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didampingi Kepala Badan Anti Narkoba Provinsi (BNNP) Provinsi Sumsel Brigjen Pol Drs Anthoni Hutabarat dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto.
Penyematan pin ini kepada Arif Hidayatsyah perwakilan Perhimpunan Mahasiswa Anti Narkoba, Abdul Hakim Perwakilan Komite Mahasiswa Penggiat Pencegahan Anti Narkoba , Rengga Putra dari Perwakilan Badan Komunikasi Pemuda Remaja masjid Indonesia. (ery)











