Anies Baswedan Tak Masuk Radar Capres Pilihan Warga NU, Pengamat Angkat Bicara

Sabtu, 29 Januari 2022
Ilustrasi Anies Baswedan. [Suara.com/Eko Faizin]

Jakarta, Sumselupdate.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tidak masuk bursa pilihan warga Nahdatul Ulama (NU) sebagai capres  2024.

Melansir Wartaekonomi.co.id, pengamat politik Jamiluddin Ritonga, menilai ada beberapa kemungkinan tidak pilihnya Anies oleh warga NU .

Bacaan Lainnya

Pertama karena lembaga surveinya tidak memasukkan nama Anies Baswedan menjadi capres 2024.

“Ini bisa jadi kemungkinan besar Anies tidak masuk radar  dalam survei  itu,” kata Jamiluddin di Jakarta, seperti juga dimuat di suara.com (jaringan nasional Sumselupdate.com), Jumat (28/1/2021).

Yang kedua, lanjut dosen Universitas Esa Unggul itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu kalah saing oleh beberapa tokoh tersebut.

Di antaranya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Tetapi, hal itu tidak mungkin. Pasalnya, jika dilihat Anies Baswedan memiliki hubungan baik dengan para kiyai NU.

“Seperti baru-baru ini Anies bertemu dengan tokoh NU di Jawa Timur. Ini kan pertanda bahwa Anies tidak punya masalah dengan NU,” ucapnya.

Sebelumnya, lembaga survei Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) memaparkan hasil surveinya.

Direktur Eksekutif CSIIS, Sholeh Basyari mengatakan, ada beberapa tokoh politik yang menjadi pilihan warga NU.

Di antaranya, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Mentri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Tiga nama itu menjadi pilihan paling tinggi warga NU,” kata Sholeh dalam keterangannya, Kamis (27/1/2021). (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.