Anggota Komisi VI DPR Imbau PT PLN Waspadai Ancaman Teror EMP Bombs

Writer: - Jumat, 5 April 2024
Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty.

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty mengimbau PT PLN untuk mulai mewaspadai dengan ancaman teror cyber attack EMP Bombs (Electromagnetic Pulse Bombs) yang telah terjadi di beberapa negara.

Melihat begitu vitalnya Listrik bagi kehidupan bangsa ini, dia minta PT PLN mulai merencanakan antisipasi terhadap ancaman teror ini ke depan.

Read More

“Saya gak tahu apakah PLN sudah berpikir ke arah sana atau tidak yang kita sebut dengan teror cyber attack daripada EMP Bombs. Bom itu kita tahu terjadi di Iran yang mengakibatkan blackout-nya Ukraina sampai Georgia, Inggris. Saya juga gak tahu apa yang terjadi bulan Agustus dulu apakah itu  benar-benar malfunction? Apakah kita lagi dites dengan EMPBbomb ini Pak Dirut?,” ujar Evita pada Rapat Dengar Pendapat Komisi VI dengan Dirut PT PLN di Gedung DPR Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Sebagaimana diketahui, EMP Bombs menggunakan gelombang radio intensitas tinggi yang dipancarkan dari ledakan nuklir di atmosfer bagian atas yang dapat mengacak elektronika dan mampu mematikan sumber listrik daerah yang terdampak.

Sejumlah negara  seperti Korea Selatan telah melakukan antisipasi dengan membangun proteksi ‘EMP shield’.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu  mengimbau agar PT. PLN bersama Lembaga terkait seperti BIN dan BSSN  mulai merencanakan antisipasi terhadap ancaman EMP Bombs ini.

Dia minta agar tidak menganggap remeh ancaman EMP Bombs tersebut. Pemerintah bersama PT PLN perlu melakukan antisipasi.

“Bayangkan Pak Dirut, dengan matinya listrik pada bulan Agustus itu kita lumpuh, jaringan telepon semua mati sampai kepada radar-radar pengaman dari TNI mati. Kalau ada pesawat landing pada waktu itu juga nggak ketauan itu. Nah apa nih antisipasinya? Apakah sudah dipikirkan untuk tower-tower tersebut menggunakan energi surya? Sehingga ketika terjadi black out itu tidak terjadi  kelumpuhan jaringan komunikasi kita yang lain,” jelasnya.

Dia cuma berharap Pak Dirut jangan  anggap remeh mengenai hal ini. “Ancaman yang akan kita hadapi ke depan suka nggak suka rencana itu akan kita hadapi ke depan. Saya rasa kita sudah harus memikirkan hal  tersebut,” tandas Legislator dapil Jawa Tengah III itu. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts