Anggota DPRD OKU Tabrak Petugas Satlantas Saat Mengatur Lalu Lintas

Jumat, 18 Agustus 2017
Ilustrasi tabrak mobil

Baturaja, Sumselupdate.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU, berinisial MA, menabrak anggota Satlantas Polsek Tanjung Karang Barat (TKB) Bandar Lampung pada Rabu (16/8/2017) lalu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, MA menabrak anggota Satlantas bernama Bripka Adriansyah. Saat itu Bripka Adriansyah sedang melakukan pengaturan lalu lintas di wilayah itu.

Read More

Akibat kejadian tersebut membuat Bripka Adriansyah harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bumi Waras, Provinsi Lampung karena mengalami patah tangan dan luka memar di sekujur tubuhnya.

Sementara sang anggota dewan itu saat ini masih diamankan di Polsek TKB.

Peristiwa itu sendiri terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, di mana saat itu Bripka Adriansyah bersama Aiptu Zulkarnain melaksanakan giat pengaturan lalulintas di Jalan Imam Bonjol pertigaan lampu merah Kemiling, Tanjung Karang Barat, Lampung saat Gubernur Lampung akan melintas di wilayah tersebut.

Pada saat Bripka Adriansyah memberhentikan kendaraan dari arah sebelah kanan, MA yang membawa mobil jenis Hilux warna hitam melaju dan menabrak Bripka Adriansyah dari arah belakang Bripka Adriansyah, hingga membuat petugas polantas tersebut terpental dan tak sadarkan diri.

Kasat lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Putra, SIk membenarkan kejadian lakalantas yang melibatkan anggota DPRD OKU tersebut.

Menurut  Cankir, sapaan akrab mantan Kasatlantas Lubuklinggau ini, saat itu dirinya mendapat informasi dari pihak satlantas Polresta Bandar Lampung.

“Iya benar, ada anggota DPRD OKU yang terlibat lakalantas di Tanjung Karang Barat, saat ini yang bersangkutan dan kendaraannya tengah diamankan di Polrestabes Bandar Lampung untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Candra.

Terpisah, kabar musibah kecelakaan yang dialami MA tersebut rupanya belum sampai pada rekan-rekannya sesama anggota DPRD.  Saat dikonfirmasi awak media, beberapa anggota DPRD yang ditanyai mengaku tidak tahu kabar tersebut.

Seperti Yudi Purna Nugraha, Ledi Patra, Joni Awaludin, Yopi Sahrudin, termasuk rekan MA satu fraksi Rusman Junaedhi dan Yoni Risdianto juga tak tahu.

“Nah, belum tahu (kabar tersebut-red). Bahkan baru dengar ini,” sebut mereka.

Bahkan pihak sekretariat dewan pun juga mengaku tidak tahu. “Kalau saya baru tahu inilah. Sebab belum ada konfirmasi,” sebut Baharudin, Kabag Persidangan dan Hukum Setwan dengan singkat. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts