Baturaja, Sumselupdate.com – Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) berupa beasiswa pendidikan kedokteran bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu mulai direalisasikan.
Program dengan jargon Gapai Mimpi Wujudkan Harapan Jadi Dokter untuk OKU Maju dan Terdepan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten OKU dan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Penandatanganan kerja sama itu dilakukan langsung oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah sebagai langkah awal untuk mencetak generasi muda berprestasi asal OKU menjadi dokter profesional.
Bupati Teddy Meilwansyah mengatakan, program tersebut lahir dari keinginannya untuk mewujudkan mimpi anak-anak dari desa terpencil di OKU agar dapat menempuh pendidikan kedokteran.
Menurutnya, gagasan ini muncul saat dirinya melakukan kunjungan kampanye ke berbagai wilayah pelosok di Kabupaten OKU.
“Banyak anak muda dan orang tua yang menyampaikan kepada saya keinginan mereka agar anaknya bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi, tetapi terkendala biaya. Dari situlah muncul ide untuk membuat program beasiswa pendidikan kedokteran,” kata Teddy.
Ia menambahkan, program tersebut juga dilatarbelakangi kondisi di sejumlah puskesmas di kecamatan terpencil di OKU yang masih kekurangan dokter atau tenaga medis yang menetap di wilayah tersebut.
“Kadang dokter yang bertugas di sana tidak selalu ada atau sulit ditemui. Padahal sakit tidak mengenal waktu. Karena itu kami ingin ada dokter asli dari daerah tersebut yang memang tinggal dan mengabdi di wilayahnya,” jelasnya.
Teddy menegaskan, program ini diperuntukkan bagi anak-anak berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Pemerintah Kabupaten OKU akan melakukan proses seleksi di tingkat kabupaten sebelum para calon mahasiswa dikirim untuk mengikuti pendidikan di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
“Kita beri ruang khusus bagi anak-anak yang berprestasi namun kurang mampu. Mereka akan diseleksi oleh Pemkab, kemudian dikirim ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan seluruh biaya pendidikannya akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Bupati berharap program tersebut dapat membuka peluang bagi generasi muda OKU untuk meraih pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
“Harapan kita, program unggulan ini bisa membuat OKU semakin maju dan terdepan,” pungkasnya.
(**)











