Di samping itu, cara pengolahan daun mint juga berpengaruh. Misalnya, menyeduhnya sebagai teh dengan air hangat (bukan air mendidih) dapat mengurangi risiko iritasi lambung. Kamu juga bisa mencampurkannya dengan bahan lain seperti madu atau jahe untuk menetralkan efek asam.
- Cara Aman Mengonsumsi Daun Mint Jika Kamu Memiliki Riwayat Maag
Jika Kamu tetap ingin mencoba khasiat daun mint, berikut tips aman berdasarkan rekomendasi ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB):
- Hindari konsumsi dalam keadaan perut kosong. Campurkan daun mint dengan makanan lain, seperti salad atau smoothie.
- Pilih bentuk segar, bukan ekstrak atau minyak. Daun mint segar memiliki konsentrasi menthol yang lebih terkontrol.
- Batasi frekuensi konsumsi. Cukup 2-3 kali seminggu untuk memantau reaksi tubuh.
Selain itu, hindari mengombinasikan daun mint dengan kafein atau makanan pedas, karena dapat memperparah gejala maag.
- Alternatif Herbal Lokal yang Lebih Ramah untuk Lambung Sensitif
Indonesia kaya akan tanaman herbal yang lebih aman untuk penderita maag. Berikut tiga alternatif yang bisa Kamu pertimbangkan:
Jahe Merah
Jahe mengandung gingerol, senyawa antiradang yang membantu mengurangi iritasi lambung. Rebus 2-3 iris jahe dengan air panas, lalu minum selagi hangat.











