Laporan: Roni ADP
Muaradua, Sumselupdate.com – Aliansi Gerakan Sosial Peduli Asap yang ada di Kabupaten OKU Selatan melakukan aksi solidaritas untuk korban yang terdampak kabut asap, Jumat (06/09/2023).
Kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap pekat di Daerah Palembang dan sekitarnya, menyebabkan terganggunya aktivitas masyarakat, di antaranya pengurangan jam belajar di sekolah dan pelajar kombinasi luring dan daring.
Diketahui bahwa kebakaran kabut asap kurang lebih sepakan telah terjadi, tentunya berdampak pada kesehatan masyarakat Palembang dan Sekitarnya.
Aksi solidaritas ini dilakukan di tiga titik yaitu, Simpang tiga Pemkab, Simpang Tiga Bumi Agung dan Simpang Tiga Tangga Batu dari 6-7 Oktober 2023.
Diikut organisasi antar lain, DPD PGK, Irma Kabupaten OKU Selatan, IPM, OSIS Man dan SMA 1 Muara dua, Papa Muda hingga BEM STIT Darul Huda.
Gerakan ini juga bertujuan mengkampanyekan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, demi mencegah terjadinya bencana kebakaran yang lebih parah lagi di musim kemarau.
Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Gerakan Sosial Peduli Asap, Rizky Ardiansyah Sholeh (RAS) mengatakan bahwa, tujuan gerakan ini untuk membantu korban yang terdampak dan pekerja harian lepas.
“Tujuan gerakan sosial ini untuk membantu korban yang terdampak kabut asap lebih spesifiknya pekerjaan harian lepas seperti tukang becak, ojek, tukang bangunan dan masyarakat yang terdampak lainnya,” pungkasnya.
Adapun masyarakat yang ingin berdonasi membantu korban yang terdampak bisa menyalurkan donasi terbaiknya melalui Bank Sumsel Babel a.n Zena Yuliana : 15409020541, Akun Dana a.n Zena Yuliana (081395549243), Konfirmasi Donasi ke Rizky Ardiansyah Sholeh (081274124561).
Adapun hasil Aksi Galang Dana terkumpul lewat rekening yaitu Rp220.000 dan Hasil di tiga titik aksi Rp1.977.000. Total yang terkumpul Rp2.197.000. (**)











