Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, sumselupdate.com – Aksi bobol kotak amal masjid kembali lagi terulang, seperti yang terjadi di Masjid Jami Atul Mukminin, yang berada di Jalan Ogan, Bukit Lama, Ilir Barat satu Palembang, pada Rabu siang sekitar 02:00 WIB.
Bahkan dari informasi yang didapat, diduga pelaku juga melancarkan aksi bobol kotak amal di Masjid Muhammad Mansyur yang berada di Jalan Sultan Mansyur.
Aksi bobol kotak amal di Masjid Jami Atul Mukminin tersebut pun, terekam jelas pada kamera CCTV-nya, bahkan rekaman aksi bobol kotak amal masjid itu pun viral di sosial media termasuk pesan berantai via WhatsApp.
Dengan modus yang sama pelaku masuk ke masjid untuk menumpang shalat, melihat kondisi sepi pelaku baru mulai melancarkan aksinya membobol kotak amal.
Seperti yang dikatakan Nursah (41), salah satu warga yang berada di jalan ogan, menjelaskan pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah, dan memakai helm berwarna biru, dengan nopol yang kurang jelas terekam di kamera.
“Dia datang ketika kondisi masjid sepi, modusnya numpang sholat dzuhur,” imbuhnya.
Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku mengenakan baju lengan panjang berwarna putih, dengan dua garis melintang di bagian dada, serta mengenakan celana panjang berwarna hitam, dan tas ransel warna hitam.
“Usai shalat pelaku dengan santainya mendekati kotak amal dan merusak gembok, sepertinya dia memeng sudah spesialis karena pelaku dengan santai-nya saat melancarkan aksi kriminal,” terang Nursah.
Nursah menerangkan, dari kejadian pencurian kotak amal di Masjid Jami Atul Mukminin tersebut isi satu kotak amal yang berada di dekat mimbar imam ludes di gerogot maling.
“Kotak amal itu ada dua, satu berada di dalam dan satu diluar, yang di bobol kotak amal yang berada di dalam,” imbuhnya.
Bahkan menurutnya, pada hari yang sama pelaku ini juga melakukan aksi bobol kotak amal di masjid.
“Tadi dapat juga infomasi dari teman, bahwa pelaku ini melakukan bobol kotak amal di masjid Sultan Mansyur,” imbuhnya.
Sementara itu ketika di konfirmasi kepada pihak kepolisian, hingga kini belum menerima laporan.
“Kami masih menunggu laporan dari korban,” imbuh Kanit Polsek Ilir barat 1 Palembang saat di konfirmasi via WhatsApp. (**)











