Ahmad Zulinto Lantik Empat Pengurus Kelengkapan Organisasi PGRI Sumsel

Ketua PGRI Provinsi Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd, MM melakukan prosesi pelantikan pengurus kelengkapan organisasi yang tergabung dalam empat organisasi di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Business & Science Center Universitas PGRI Palembang, Kamis (25/2/2021).

Palembang, Sumselupdate.com – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Ahmad Zulinto, SPd, MM resmi melantik pengurus kelengkapan organisasi yang tergabung dalam empat organisasi.

Keempat organisasi itu adalah  Pengurus Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Provinsi Sumsel. Pengurus Smart Learning and Character Center (PSLCC) PGRI Provinsi Sumsel. Pengurus Perempuan PGRI Provinsi Sumsel, dan Pengurus Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Provinsi Sumsel.

Bacaan Lainnya

Pelantikan pengurus kelengkapan organisasi ini digelar di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Business & Science Center Universitas PGRI Palembang, Kamis (25/2/2021).

Ketua PGRI Provinsi Sumsel H Ahmad Zulinto, SPd, MM.

Ahmad Zulinto didampingi Sekretaris Umum PGRI Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi dan Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Provinsi Sumsel, H Ahmad Zulinto, SPd, MM mengatakan organisasi ini sebagai wadah dalam memberikan perlindungan, peningkatan kualitas, dan dedikasi bagi para guru dalam menjalankan tugas.

“Saya ucapkan selamat kepada para pengurus yang telah dilantik,” ucapnya.

Sekretaris Umum PGRI Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi.

Zulinto mengatakan, organisasi yang telah dibentuk ini diharapkan bisa melengkapi PGRI Sumsel sebagai induk organisasi.

“Perangkat organisasi telah dibentuk ini harus memberikan kontribusi positif kepada PGRI untuk bersama-sama mewujudkan visi dan misi PGRI dalam membangun dunia pendidikan,” harapnya.

Dikatakannya, kepengurusan terpilih harus benar-benar memahami tugas dan fungsi masing-masing. Seperti  contoh PSLCC PGRI harus berperan melakukan pengembangan dan pelatihan di bidang pembelajaran dan pendidikan karakter dan LKBH berperan memberikan bantuan penyelesaian masalah hukum kepada anggota, lembaga maupun organisasi PGRI.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR.

“Organisasi ini sangat dibutuhkan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, karena keterbatasan kegiatan belajar mengajar yang mengharuskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Untuk itu, PSLCC harus memberikan inovasi baru serta memotivasi guru-guru menciptakan suasana baru dalam sistem pembelajaran,” ujar Zulinto.

Di tempat yang sama, Sekretaris Umum PGRI Sumsel, Drs H Lukman Haris, MSi menambahkan tujuan dibentuknya organisasi PGRI adalah untuk melengkapi dan mewujudkan visi-misi PGRI agar tercapai dengan baik dan berjuang bersama untuk memajukan dunia pendidikan.

Kepengurusan yang dilantik terdiri LKBH PGRI sebanyak 12 orang, APKS PGRI sebanyak 7 orang, PSLCC PGRI sebanyak 18 orang, dan Perempuan PGRI sebanyak 11 orang.

“Dengan lengkapnya perangkat ini, tentu akan semakin memperkuat dan memperkokoh organisasi PGRI. Semangat PGRI akan terus berkobar memperjuangkan guru, dan tenaga pendidikan ditanah air khususnya Sumsel,” kata Lukman Haris.

Berfoto bersama usai acara pelantikan pengurus kelengkapan organisasi yang tergabung dalam empat organisasi di Aula H Aidil Fitri Syah Gedung Business & Science Center Universitas PGRI Palembang, Kamis (25/2/2021).

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, CIQaR menjelaskan dengan dilantiknya empat kepengurusan kelengkapan organisasi PGRI Sumsel tentu memiliki dampak yang positif bagi Universitas PGRI Palembang.

Untuk itu Bukman mengungkapkan sangat mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh PGRI Sumsel dan siap memfasilitasi dengan baik.

“Kami siap mendukung semua kegiatan yang dilakukan oleh PGRI Sumsel sebagai induk organisasi,” kata Bukman. (rel)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.