Ada Tamu Misterius Sebelum Pembunuhan Sadis Tauke Sawit di Banyuasin

Jumat, 26 Mei 2023
Jajaran Satreskrim Polres Banyuasin dan Polsek Pulau Rimau melakukan Olah TKP di kediaman korban, Kamis (25/5/2023).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Jajaran Satreskrim Kepolisian Resort (Polres) Banyuasin terus melakukan penyelidikan terkait kematian Karim (50), tauke sawit yang ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya di Desa Senda Mukti, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin pada Kamis (25/5/2023).

Bacaan Lainnya

Dalam penyelidikannya, polisi mengungkap sebelum terjadinya pembunuhan sadis disertai dugaan perampokan itu, ada tamu misterius dari korban Karim.

Sebagaimana diketahui, jasad Karim ditemukan dalam kondisi mengenaskan penuh darah terbaring di dalam kamar dengan tangan terikat serta mulut yang tersumpal kaos.

Bahkan ditubuh korban juga ditemukan sejumlah luka hantaman benda tumpul di sejumlah bagian kepala.

Dugaan korban dihabisi dengan benda tumpul diperkuat dengan penemuan besi panjang yang telah diamankan petugas.

Dari hasil olah TKP, yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres Banyuasin dan Polsek Pulau Rimau mengidentifikasi pelaku membawa kabur satu unit mobil Toyota Innova dan dua ponsel milik korban.

“Malam sebelum terbunuh, korban sempat menerima tamu, ada dua cangkir kopi dan bekas puntung rokok,” kata Kapolsek Pulau Rimau AKP Safarudin, Jumat (26/5/2023).

Lebih lanjut AKP Safarudin menjelaskan dari hasil Olah TKP yang dilakukan petugas belum mendapat petunjuk jelas siapa tamu misterius yang menemui korban sebelum insiden berdarah itu.

“Nihil Saksi,” kata AKP Safarudin secara singkat.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria yang tinggal di Dusun 2, RT 06, Desa Senda Mukti, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin dilaporkan jadi korban perampokan dan ditemukan tewas dalam kondisi terikat dengan berlumur darah pada Kamis (25/5/2023) .

Sontak peristiwa perampokan yang disertakan pembunuhan yang baru diketahui warga pada pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Jasad Karim pertama kali ditemukan.

Korban yang belakangan diketahui bernama Karim (50) ditemukan dalam posisi terlentang di dalam kamar dengan keadaan tangan terikat kain gendongan, mulut tersumpal baju kaos warna cokelat muda.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Haneko alias Eko. Saat itu saksi ingin ke KUD mengambil uang gajian kelompok tani.

Namun setibanya di TKP rumah korban sudah dalam kondisi terbuka dan barang di dalam rumah sudah berantakan.

Melihat itu, Eko langsung melaporkan ke Kades Senda Mukti dan Polsek Pulau Rimau, selanjutnya jasad korban dibawa ke Puskesmas Teluk Betung.

Informasi yang diperoleh pelaku berhasil membawa kabur satu unit mobil Toyota Innova milik korban.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Harri Dinar, SIK membenarkan peristiwa perampokan tersebut.

“Tindakan yang sudah dilakukan mendatangi TKP, melakukan olah TKP, periksa saksi, dan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas,” pungkasnya. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.