Baturaja, Sumselupdate.com – Penanganan sapu bersih (saber) pungutan liar (pungli) ditanggapi serius Pemerintah Kabupaten OKU. Pasalnya, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis sudah menandatangani keputusan tentang pembentukan satgas saber pungli.
Dalam surat itu, enam petinggi di Kabupaten OKU masuk dalam tim pengarah. Yakni Bupati, Kapolres, Kejari, Dandim 0403 OKU, Ketua Pengadilan Baturaja dan Ketua DPRD OKU.
Dalam hal ini pelantikan satgas saber pungli berbarengan dengan pelantikan kepala desa (kades) terpilih yang dipusatkan di Taman Kota Baturaja, Jumat (16/12/2016).
“Memang rencananya tim saber pungli ini dilantik berbarengan dengan pelantikan kades, biar momen nya pas,” kata Kuryana.
Disamping itu, Kuryana membantah saat dikaitkan dengan defisit anggaran yang dialami Pemkab OKU, lantaran pembentukan tim ini yang bersamaan dengan pelantikan kades.
“Tidak-tidak, bukan karena defisit, rencana ini telah lama, lagian semua kades nanti kita undang juga,” ucap Kuryana.
Lebih jauh dikatakan Bupati, pembentukan saber pungli ini berdasarkan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 87 tahun 2016 tentang sapu bersi pungli. “Diharapkan tidak terjadi praktik pungli. Tentu pemerintah menyambut baik dan komitmen dengan satgas saber pungli,” katanya.
Ia menegaskan, fungsi tugas saber pungli ini antara lain, penegasan, pengawasan dan penindakan.
“Kita fokus pencegahan dan pembinaan, agar dapat dipahami pembentukan satgas ini. Mari bersama-sama kita satu kan tujuan memajukan kesejahteraan bangsa.
Bekerja jujur dan prosedur, sehingga terbangun tatanan pemerintahan yang baik dan berwibawa,” tandasnya. (yan)











