Muratara, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali menyalurkan tiga unit mobil Puskesmas Keliling di tiga Puskesmasyang ada di kabupaten setempat.
Ketiga Puskesmas yang mendapat bantuan kendaraan menggunakan dana alokasi khusus daru pemerintah pusat itu yakni Puskesmas Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Puskesmas Kecamatan Ulu Rawas dan Puskesmas Kecamatan Nibung.
“Tiga unit mobil tersebut bantuan dari pusat dan sumber dananya sendiri menggunakan DAK,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Muratara Hj Gusti Rohmani, Selasa (6/12/2016).
Ia menjelaskan mobil ini berfungsi untuk melakukan pelayanan di setiap desa, jadi nanti setiap dokter memiliki jadwal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal.
“Nanti mobil ini digunakan untuk memberikan pelayanan keliling dengan mendatangi desa-desa, sehingga masyarakat bisa merasakan pelayanan kesehatan secara maksimal,” jelas Gusti.
Mengapa hanya tiga Kecamatan saja? Gusti menuturkan, pemberian mobil dimaksud melihat kondisi wilayah, seperti jalannya yang masih jelek dan juga jauh dari ibukota Kecamatan. Jadi para petugas kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat, akan tetapi sistem jemput bola.
“Sebab jarak ketiga kecamatan itu cukup jauh dan jalannya masih jelek. Kemudian para medis bukan hanya berdiam diri hanya menunggu saja, tetapi harus melakukan sistem jemput bola dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” bebernya.
Ia mengharapkan dengan adanya puskesmas keliling supaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat tepat sasaran. Jangan sampai nantinya masyarakat masih mengeluh terhadap pelayanan kesehatan, karena tidak ada lagi alasan Puskemas tidak memberikan pelayanan secara maksimal.
Selain itu puskesmas keliling ini juga bisa diperuntukkan sebagai tempat penyuluhan dan mobil itu harus standby di Puskesmas serta tidak diperbolehkan untuk dibawa berpergian.
“Fasilitas sudah dilengkapi, maka tidak ada alasan lagi untuk tidak memberikan pelayanan secara maksimal. Sebab ini mobil sebagai alat transportasi dalam memberikan pelayan,” tukasnya.
Terpisah Wakil Bupati H. Devi Suhartoni mengatakan dengan mobil ini tidak ada alasan Puskesmas tidak memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal dan harus tetap dirawat. “Harus benar-benar dirawat dan jika tidak dirawat maka mobil tersebut akan ditarik,” tegasnya.
Dirinya juga meminta setiap minggu menganai jadwal KUPT, mengingat ada beberapa mobil dinas KUPT parkir disalah satu pusat pemberlanjaan di Lubuklinggau.
“Harus benar-benar dilaksanakan, karena sesuai visi dan misinya memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal. Melalui inilah bisa membuktikan kepada masyarakat bahwa pemerintah memang serius memberikan pelayanan yang maksimal,” katanya. (ain)











