Muba Darurat Banjir, Status Dinaikkan Siaga Satu

Jumat, 25 November 2016
Suasana Rapat yang membahas banjir

Sekayu, Sumselupdate.com – Status banjir di Kabupaten Musi Banyuasin, semakin meningkat, saat ini ketinggian air mencapai 148 cm, untuk Desa Lumpatan, Kec. Sekayu. Berdasarkan rekapitulasi, desa yang mulai banjir di Kabupaten Muba  periode Nopember 2016, terjadi pada 11 desa dari lima Kecamatan, yakni, di Kecamatan Bayung Lencir terjadi di Dusun I Desa Pangkalan Bayat dan Dusun I Desa Bayat Ilir, Kecamatan Sanga Desa kejadian banjir di Desa Ulak Embacang, Jud I UPT 3, Air Balui UPT 2 dan Desa Keban I. Kecamatan Lais terjadi di Desa Danau Cala, Kecamatan Keluang, di Dusun IV Desa Dawas, dan untuk Kecamatan Sekayu terjadi di Desa Lumpatan I. 

Kepala BPBD Muba Sunaryo, SSTP, MM, mengungkapkan, akan ditetapkan Status Siaga I jika TMA sudah mencapai 151cm – 200cm, Siaga II dengan ketinggian 101cm – 100cm, Siaga III 51cm – 100cm dan Siaga IV ketinggian TMA 0cm – 50cm.

Read More

Untuk kondisi Titik Muka Air (TMA) Sungai Musi di  Desa Lumpatan I Kecamatan Sekayu yang dipantau tim BPBD Muba pada tanggal 24 Nopember 2016 telah mencapai ketinggian 148 cm, untuk TMA di Kecamatan Sanga Desa masih dibawah 25 cm dan TMA Desa Petaling TMA 25 cm. 

“Perubahan status menjadi tanggap darurat sesuai kejadian bencana, saat ini TMA Sungai Musi dari 20 titik pantau masih dalam status siaga 2. Dari 79 titik daerah rawan banjir yang telah ditetapkan baru 9 titik yang sudah mengalami banjir dan masih dalam pantauan tim dilapangan, dari dua hal tersebut apabila TMA sudah menunjukkan pada posisi Siaga I dan banjir sudah menyebar ke seluruh titik rawan banjir lainnya, maka akan ditetapkan siaga I banjir atau tanggap darurat banjir dan tanah longsor yang ditetapkan melalui SK Bupati,” tuturnya saat menggelar rapat koordinasi, Jumat (25/11/2016).

Lebih lanjut Sunaryo menuturkan, BPBD Muba telah membentuk posko-posko di lapangan guna penanganan bencana banjir dan tanah longsor, di Kecamatan Sanga Desa, Lawang Wetan, Sekayu, Lais, Babat Toman, Sungai Lilin, Banyung Lencir, Tungkal Jaya dan posko lapangan di Kecamatan Keluang. 

Di masing-masing posko akan ditempatkan lima orang angota TRC BPBD ditambah dengan personil dari instansi terkait dan satu unit perahu karet, lima unit pelampung, satu unit motor rescue dan peralatan lainnya yang dibutuhkan sesuai kebutuhan lokasi bencana.

Sementara itu, Sekretaris Daerah, Drs H Sohan Majid, MM, menghimbau kepada seluruh SKPD terkait untuk turut berpartisipasi dalam menyiapkan bantuan kepada korban banjir serta mempersiapkan semua keperluan dalam penyambutan kunjungan Gubernur Sumsel.

“Seluruh stok bantuan untuk korban banjir harus disiapkan dari sekarang, harus koordinasikan dengan BPBD dan Camat, stok itu harus berdasarkan data yang ada di kecamatan,” ujar Sohan. (est) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts