Pemkab OKU Sesumbar Bisa Raih Piala Adipura Tahun 2017

Selasa, 22 November 2016
Piala Adipura

Baturaja,Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengaku optimis dapat meraih piala Adipura Tahun 2017 mendatang bahkan sesumbar jika hal itu dapat diraih.

Sekda Pemkab OKU, Marwan Sobrie kepada wartawan, Selasa (22/11/2016), mengatakan, optimisme ini muncul lantaran berbagai hal sudah dilakukan, salah satunya dengan memberikan solusi kasus Ipal di RSUD Baturaja.

Read More

“Kemarin yang jadi hambatan Ipal RSUD. Tapi hal itu sudah dibenahi saat ini,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, H Hasan mengaku, sudah melakukan pendataan dan akan segera mengambil kebijakan dan tindakan terkait tempat-tempat kumuh di kota yang berjuluk Sebimbing Sekundang.

Menurut dia, hasil pendataan beberapa daerah yang dinilai masih kumuh kategori sedang, yakni  kawasan Talang Jawa, Batuh Kuning, Saung Naga, dan Kemalaraja.

“Beberapa wilayah ini (kategori kumuh sedang) terletak di Kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Timur. Bisa dikatakan dalam Kota Baturaja,” katanya.

Hasan mengatakan, sesuai dengan beberapa kriteria penilaian sebagai indicator, yakni dari sisi drainase, sanitasi, airminum, sampah, potensi kebakaran, dan kondisi rumah penduduk.

“Saat ini kita masih melakukan pendataan. Eksennya untuk menyikapi wilayah kumuh ini, pada 2017. Di mana setelah PUCK sesuai nomenklatur SKPD baru berganti nama menjadi Dinas Perumahan dan Pemukinan. Sebab untuk mengambil tindakan dan perhatian kawasan kumuh ini dianggarkan pada APBD OKU tahun 2017,” katanya.

Banyak hal yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti daerah kumuh menjadi tidak lagi kumuh, di antara penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat, di mana  perhatian lebih seperti pembuatan sumur bor dan sebagainya.

“Selain into digencarkan Program Kotaku. Untuk 2017 pertama kali akan dilakukan di dalam Kota Baturaja. Di antaranya untuk menyikapi daerah-daerah yang dinilai kumuh,” jelasnya.

Dari program Kotaku ini, kata H Hasan, pemerintah menggarkan bedah rumah sesuai rencana sebanyak 100 unit untuk kawasan kumuh. Di mana satu rumah direncanakan mendapat kucuran dana lebih kurang sekitar Rp15 juta. “Harapan kita ke depan di Baturaja ini tidak ada lagi kawasan kumuh,” tegasnya. (yan)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts