Menhub RI Kroscek Bandara Silampari

Minggu, 20 November 2016
Menhub RI Budi Karya Sumadi menggelar pertemuan dengan Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe, Kepala Bandara Silampari Rudi Pitoyo, Ketua DPRD Rodi Wijaya dan Kapolres, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, dalam kunjungannya di Bandara Silampari.

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Budi Karya
Sumadi dan rombongan memantau langsung untuk menginventarisasi infranstruktur pendukung di Bandara Silampari, Kota Lubuklinggau, Minggu (20/11/2016).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhub menyoroti masih minimnya maskapai yang melayani rute penerbangan dan penyelesaian Bandara Silampari yang akan diupayakan selesai pada 2017 mendatang.

Read More

Menhub tiba di Bandara Silampari sekitar pukul 11.25 WIB menggunakan pesawat King Air PK- CAN. Dia langsung menggelar pertemuan yang dihadiri Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putera Sohe, Kepala Satuan Bandara Silampari Rudi Pitoyo, Ketua DPRD Lubuklinggau Rodi Wijaya, Asisten II Pemkab Musi Rawas, Syaiful Ibna dan Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga.

“Saya sudah kontak Garuda dan Lion Air, pada dasarnya mereka bersedia melakukan penambahan. Bahkan secepatnya akan melakukan survei. Saya juga sudah minta Walikota dan Kepala Bandara untuk mengirimkan Surat ke masing-masing maskapai dengan tembusan kepada saya. Mungkin dalam waktu sebulan bisa terealisasi,” ujarnya dihadapan wartawan.

Selain itu, Menhub juga menyoroti penyelesaian Bandara Silampari yang akan diupayakan selesai 2017 mendatang. Ia yakin, ketika bandara selesai, maka makin banyak penerbangan dan lebih memberikan manfaat serta dorongan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, baik Kota Lubuklinggau dan tujuh kabupaten sekitarnya.

“Saya minta tim dari bandara maupun kota madya untuk bekerja sama membahas masalah ini lebih dalam lagi, kalau bisa sesegera mungkin. Jangan ditunda lagi, sangat disayangkan aset negara yang baik tidak dimanfaatkan dengan baik,” pintanya.

Menurut Budi, jauhnya jarak antara Bandara Silampari dengan pusat ibukota provinsi membuat pemerintah merasa perlu melakukan kunjungan dan melakukan peninjauan inventarisasi pembangunan Bandara Silampari.

“Jadi sudah selayaknya ada dukungan pemerintah untuk menjadikan bandara ini banyak aktivitas dan terus berkembang,” tandasnya.

Kepala Bandara Silampari Rudi Pitoyo berterimakasih karena telah mendapat kunjungan dari Kemehub, meski untuk run way saat ini sudah dengan kekuatan 48 FCXT dan kedepan akan ditingkatkan lagi.

“Terkait penambahan maskapai, Pak Menteri sudah mengontak Garuda dan Lion Air. Pak Walikota sudah dengar sendiri. Diharapkan bisa terealisasi untuk masuk ke Kota Lubuklinggau,” ucapnya.

Walikota Lubuklinggau H. SN Prana Putra Sohe menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Perhubungan,
bahkan sudah melihat sendiri kondisi Bandara Silampari serta memberikan gambaran kongkrit. “Untuk terminal akan diselesaikan 2017 mendatang. Pak menteri berharap dalam waktu dekat sudah bisa dipakai,” imbuhnya.

Terkait penambahan maskapai yang akan masuk ke Bandara Silampari, dirinya sudah dengar sendiri menteri sudah
menghubungi owner Garuda dan Lion Air untuk masuk ke Kota Lubuklinggau.

“Bahkan tadi diberi waktu satu bulan oleh pak menteri, meski untuk Garuda sudah kita lakukan sejak jauh hari. Tinggal nanti mengurus izin. Sementara untuk Lion nanti kita minta bantuan kepala bandara untuk membuat gambaran teknis tentang kondisi lapangan terbang, supaya mereka cepat survei,” tutupnya. (and)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts