Palembang, Sumselupdate.com – Merasa hak mereka selama 9 bulan belum dibayarkan dan sampai saat ini belum mendapat kejelasan, membuat pegawai honorer di Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang resah dan mengeluhkan tindakan BNK.
Salah satu pegawai honerer BNK berinisial EA mengaku, setidaknya para pegawai honorer sudah sejak 9 bulan belum menerima gaji.
Padahal berdasarkan kesepakatan, gaji para pegawai honorer yang masuk setelah disahkannya APBD 2016 dijanjikan akan dibayarkan secara rapel usai disahkannya Anggaran Belanja Tambahan awal Oktober ini. Hanya saja, hingga saat ini kesepakatan itu belum direalisasikan BNK Palembang.
“Karena kami masuk menjadi tenaga honorer sejak Februari dan APBD 2016 sudah disahkan, maka dari kesepakatan gaji itu akan dibayarkan saat ABT Oktober ini cair. Apalagi kami sudah 9 bulan tidak gajian dan sampai saat ini belum ada realisasinya. Sudah sering dipertanyakan, tapi hanya disuruh bersabar dan dianjurkan berhenti jika tidak bisa menunggu sampai gaji itu cair,” beber dia.
Selain itu kata dia, berbagai upaya sudah dilakukan pegawai honorer BNK Palembang, termasuk akan membuat surat pengaduhan keluhan ke Walikota Palembang. “Kami sebagai honorer berharap diperhatikan masalah ini. Hal ini kami lakukan untuk kelangsungan hidup. Karena kami juga berkeluarga dan punya anak istri,” terang EA.
Sementara itu, Kepala BNK Palembang Ismail Ishak mengaku para pegawai honorer yang mengeluh tersebut bergabung di BNK Palembang setelah APBD disahkan, sehingga saat ini honorer tersebut belum menerima gajinya.
“SK mereka keluar setelah anggaran 2016 disahkan. Awalnya, sudah saya tawarkan mau langsung kerja atau nanti. Karena kalau kerja sekarang kosekuensinya belum bisa digaji, masalah anggaran. Namun, bila ada kegiatan mereka mendapat honor. Saya harap agar mereka bersabar, karena setelah proses ABT 2016 mereka akan menerima gaji,” kata Ismail. (tra)











