Bertemu Orang Tak Dikenal di Jalan, Motor Remaja di Palembang Hilang, Ibu Lapor Polisi

Writer: - Selasa, 27 Oktober 2026
Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palembang bernama Ari Shandy, saat mendatangi SPKT Polrestabes Palembang, pada Selasa (27/10/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Candra Budiman)

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ari Shandy (42), warga Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, melaporkan dugaan penggelapan sepeda motor milik anaknya, Fadhil Wafri Meidian (17), ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (27/10/2026).

Dalam laporannya, Ari mengaku sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BG 2742 ACV milik anaknya dibawa kabur oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

Read More

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 07.10 WIB di Jalan Krangga Wirasantika, tepatnya di dekat MTs Nurul Falaq, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Ari menceritakan, kejadian bermula ketika anaknya berjanji bertemu dengan seorang teman di lokasi tersebut. Namun, setibanya di sana, teman yang hendak ditemui ternyata sudah pergi lebih dahulu dengan berjalan kaki.

“Awalnya anak saya ini janjian dengan temannya, akan tetapi setelah di lokasi ternyata temannya telah pergi duluan dengan berjalan kaki,” ujar Ari.

Karena temannya tidak berada di lokasi, Fadhil kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motornya. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan seorang pria tak dikenal yang meminta tumpangan.

Menurut keterangan yang disampaikan anaknya kepada Ari, awalnya Fadhil mengendarai sepeda motor tersebut, sedangkan pria itu duduk sebagai penumpang. Namun, posisi mereka kemudian bertukar dan pria tersebut mengambil alih kemudi.

“Awalnya anak saya yang bawa motor, tapi di tengah perjalanan, pelaku membawa motor dan diajak berkeliling hingga sampai di TKP. Itulah yang disampaikan anak saya,” ungkap Ari.

Setibanya di lokasi kejadian, Fadhil disebut diturunkan dari sepeda motor. Pria tersebut kemudian meninggalkan lokasi dengan membawa kendaraan itu.

Ari mengatakan, seorang perempuan yang berada di sekitar lokasi mengenali anaknya dan membantu mengantarkannya pulang ke rumah. Namun, sepeda motor milik Fadhil sudah tidak berada bersamanya.

“Untunglah ibu-ibu itu kenal sama anak saya, jadi langsung diantar ke rumah, tapi motornya sudah hilang dibawa kabur pelaku tak dikenal itu,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Ari memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai Rp18 juta. Ia berharap laporan yang telah disampaikan kepada polisi dapat ditindaklanjuti dan sepeda motor anaknya ditemukan.

Laporan tersebut diterima SPKT Polrestabes Palembang dengan dugaan tindak pidana penggelapan sebagaimana tercantum dalam Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga berita ini ditulis, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas orang yang dilaporkan dan menelusuri keberadaan sepeda motor tersebut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts