Pagaralam, Sumselupdate.com – Ratusan peserta komunitas Happy Go Lucky (HGL) Overland dan Sriwijaya Overland mengunjungi Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, untuk menikmati wisata alam sekaligus mengikuti kegiatan berkemah di kawasan Gunung Dempo.
Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung Wali Kota Pagaralam H. Ludi Oliansyah bersama Ketua TP PKK Hj. Hera Parianti Ludi di Lapangan Landing Tangga 2001, kawasan wisata Gunung Gare, Senin (26/10/2026) sore.
Rombongan HGL Overland membawa 42 unit kendaraan yang melakukan perjalanan dari Jakarta. Mereka kemudian disusul puluhan kendaraan dari komunitas Sriwijaya Overland, dengan jumlah peserta secara keseluruhan mencapai ratusan orang.
Lapangan Landing Tangga 2001 menjadi titik pemeriksaan atau check point sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkemahan Kampung IV Gunung Dempo.
Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah mengatakan, kunjungan komunitas dari luar daerah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata Pagaralam kepada masyarakat yang lebih luas.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak masyarakat dari luar daerah yang mengenal dan tertarik berkunjung ke Pagaralam. Potensi alam yang kita miliki harus terus dipromosikan melalui berbagai kegiatan wisata,” ujar Ludi.
Menurutnya, kegiatan wisata yang melibatkan komunitas dari luar daerah juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ia berharap kunjungan tersebut turut menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami berharap kehadiran komunitas HGL Overland dan Sriwijaya Overland ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, mulai dari sektor perhotelan, kuliner hingga UMKM. Dengan begitu, kegiatan pariwisata juga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah,” katanya.
Kegiatan overland yang memadukan perjalanan menggunakan kendaraan dengan aktivitas berkemah menjadi salah satu bentuk wisata minat khusus. Kawasan Gunung Dempo dengan panorama alamnya menjadi tujuan untuk menikmati kegiatan luar ruang tersebut.
Kunjungan rombongan dalam jumlah besar juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk menawarkan berbagai kebutuhan wisatawan, seperti penginapan, makanan dan minuman, serta produk lokal. Namun, besarnya dampak ekonomi akan bergantung pada aktivitas belanja dan penggunaan jasa selama rombongan berada di Pagaralam.
Pemerintah Kota Pagaralam berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memperluas promosi pariwisata sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Dengan keterlibatan komunitas otomotif dan wisata, potensi alam Pagaralam diharapkan semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
(**)







