Perkuat Literasi Gizi Keluarga, Dosen dan Mahasiswa Unsri Edukasi 25 Ibu Balita di Desa Parit

Writer: - Rabu, 16 September 2026
Suasana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen dan mahasiswa FKIP Universitas Sriwijaya bersama kelompok ibu balita di Desa Parit, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. (Foto: Sumselupdate.com/Istimewa)

Indralaya, Sumselupdate.com — Dosen dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan kelompok ibu balita di Desa Parit, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan bertajuk “Pendampingan Kelompok Ibu Balita di Desa Parit untuk Penguatan Literasi Gizi Keluarga dan Pengasuhan 1000 HPK dalam Pencegahan Stunting” tersebut berlangsung di Balai Desa Parit, Kamis, September 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Read More

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu yang memiliki bayi dan balita, mengenai pentingnya pemenuhan gizi serta pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Sebanyak 25 ibu balita yang merupakan anggota kelompok posyandu setempat mengikuti kegiatan tersebut. Pendampingan juga melibatkan enam mahasiswa dan enam dosen Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Unsri serta perangkat Desa Parit.

Ketua tim pelaksana, Shomedran, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan gizi dan pengasuhan anak di lingkungan masyarakat.

Tim PkM FKIP Universitas Sriwijaya menyerahkan cinderamata kepada perwakilan peserta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pendampingan literasi gizi keluarga dan pengasuhan 1000 HPK di Desa Parit. (Foto: Sumselupdate.com/Istimewa)

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai gizi seimbang, pentingnya ASI eksklusif, pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sesuai usia, serta pengasuhan pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Materi disampaikan oleh Fanny Zakkiyah MR, S.Pd., M.Pd., dan Dwi Septyanda, S.Pd., M.Ed. Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab interaktif.

Para peserta diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pengasuhan anak sehari-hari.

Selain edukasi, pendampingan juga mencakup pembahasan mengenai pola asuh yang mendukung tumbuh kembang anak, stimulasi sejak dini, serta pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita.

Tim PkM FKIP Universitas Sriwijaya menyerahkan cinderamata kepada perwakilan peserta sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pendampingan literasi gizi keluarga dan pengasuhan 1000 HPK di Desa Parit. (Foto: Sumselupdate.com/Istimewa)

Kegiatan juga diisi dengan demonstrasi pengolahan makanan bergizi untuk memberikan gambaran praktis kepada peserta mengenai pemenuhan kebutuhan nutrisi anak sesuai tahapan usia.

Tim pelaksana menyebut kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih perlunya penguatan pemahaman masyarakat mengenai gizi keluarga dan pengasuhan anak pada periode 1000 HPK.

Berdasarkan observasi dan wawancara awal dengan kader posyandu serta ibu balita di Desa Parit, tim menemukan adanya kebutuhan terhadap informasi yang lebih memadai mengenai gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, serta pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Karena itu, pendampingan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, praktik, serta evaluasi untuk membantu peserta memahami materi yang diberikan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Shomedran selaku ketua tim, dilanjutkan dengan penyampaian materi literasi gizi keluarga dan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada 1000 HPK.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, serta pendampingan mengenai pola pengasuhan dan stimulasi dini. Peserta juga mengikuti evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk melihat pemahaman sebelum dan setelah mengikuti kegiatan.

Adapun tim dosen yang terlibat terdiri dari Shomedran, S.Pd., M.Pd., Andika Pratama, S.Pd., M.Pd., Ardi Saputra, S.Pd., M.Sc., Dr. Henny Helmi, S.Pd., M.Pd., Dwi Septyanda, S.Pd., M.Ed., serta Fanny Zakkiyah MR, S.Pd., M.Pd.

Dosen, mahasiswa, perangkat desa, dan peserta berfoto bersama usai kegiatan PkM tentang penguatan literasi gizi keluarga dan pengasuhan 1000 HPK di Desa Parit, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. (Foto: Sumselupdate.com/Istimewa)

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti diskusi maupun praktik. Kehadiran perangkat desa juga menjadi bagian dari dukungan dan kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan pendampingan ini, tim pengabdian masyarakat Unsri berharap pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam memenuhi kebutuhan gizi serta menerapkan pola pengasuhan yang tepat dapat semakin meningkat.

Pendampingan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong kesadaran dan kemandirian keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting sejak dini.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts