Martapura, Sumselupdate.com – Peredaran narkoba di Kabupaten OKU Timur kembali terbongkar. Dalam hampir tiga pekan, polisi menciduk sebanyak 20 tersangka dari sejumlah lokasi berbeda.
Dari jumlah tersebut, puluhan tersangka yang berhasil dìringkus memiliki peran beragam, mulai bandar, kurir hingga pengedar yang menjalankan mata rantai peredaran.
Hal ini disampaikan langsung Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara, SH SIK MH pada ungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Senin, (14/9) Aula Wicaksana Laghawa.
Dengan didampingi Wakapolres dan sejumlah PJU, Kapolres menjelaskan, jajaran satres Narkoba Polres OKU Timur berhasil menyita sejumlah barang bukti, baik sabu-sabu maupun ekstasi.
“Temuan paling besar berupa sabu hampir 500 gram. Polisi memperkirakan nilai barang haram tersebut mencapai lebih dari Rp400 juta di pasaran,” sebut Kapolres.
Ia juga mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba.
Baca juga: Pererat Sinergi Jaga Kamtibmas, Kapolres OKU Timur Gelar Bukber Bareng Insan Pers
“Ini sebagai wujud komitmen Polres, tidak henti-hentinya memberantas penyalahgunaan narkoba, baik secara preventif, sosialisasi, edukasi maupun penegakan hukum,” ujarnya.
Menurut Hedwin, pengungkapan kasus dilakukan melalui pengembangan informasi dan penelusuran terhadap sejumlah perkara narkoba yang terjadi sebelumnya.
Tambahnya, proses penangkapan juga tidak selalu berjalan mulus, petugas bahkan harus melakukan pengejaran terhadap tersangka yang berusaha kabur menggunakan kendaraan.
“Situasi sempat memanas ketika petugas menghadapi perlawanan, sehingga aparat harus mengambil tindakan tegas dan terukur,” tegasnya.
Menariknya, tambah Kapolres, dari 20 tersangka yang kini berada dalam penanganan polisi, tidak satu pun tercatat sebagai residivis dalam perkara narkoba.
Baca juga: Ciptakan Pilkada Damai, Polres OKU Timur Gelar Cooling System
Namun, bagi kepolisian, pengungkapan ini belum menutup seluruh mata rantai. Pengembangan masih berjalan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya.
“Metode mereka semakin berkembang. Kami akan terus meningkatkan penindakan dan strategi melakukan pemberantasan narkoba,” kata Hedwin.
Ia menegaskan narkoba menjadi salah satu prioritas penanganan Polres OKU Timur. Masyarakat diminta tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami mohon dukungannya agar Bumi Sebiduk Sehaluan bersih dari narkotika. Penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama,” tegasnya. (**)











