9 Warga Perempuan Disandera Kelompok Bersenjata di Mimika, Mayoritas Masih Remaja

Writer: - Kamis, 20 Agustus 2026
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. ANTARA/Istimewa

Mimika, Sumselupdate.com – Sembilan warga sipil dilaporkan disandera kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (20/8/2026). Seluruh korban merupakan perempuan dan sebagian besar masih berusia remaja.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan adanya aksi penyanderaan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian dari anggota Polsek Jila dan keluarga korban, sembilan warga telah dibawa oleh kelompok bersenjata.

Read More

“Benar, informasi yang kami dapat di lapangan dari anggota kami di Polsek Jila sudah ada nama-nama yang disandera. Berdasarkan informasi dari keluarga korban sudah ada sembilan orang,” ujar Alredo.

Ia mengatakan, mayoritas korban masih berusia antara 13 hingga 17 tahun. Polisi saat ini masih melakukan langkah penanganan untuk memastikan keselamatan seluruh korban.

Polisi Perkuat Pengamanan di Jila

Merespons kejadian tersebut, Polres Mimika menyiapkan langkah pengamanan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta dukungan personel Brimob Batalyon B untuk memperkuat anggota Polsek Jila di lokasi.

“Langkah berikutnya dengan melakukan olah TKP, kami meminta bantuan dari Brimob Batalyon B untuk mem-backup rekan-rekan kami di Polsek Jila,” kata Alredo.

Penebalan personel dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menangani situasi sekaligus mengantisipasi perkembangan keamanan di wilayah Distrik Jila.

Sembilan Korban Penyanderaan

Berdasarkan data sementara yang dihimpun kepolisian, sembilan warga yang dilaporkan disandera merupakan perempuan. Beberapa di antaranya masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar (SD).

Salah satu korban, Nemerina Wamang (17), dilaporkan sedang dalam kondisi hamil muda.

Berikut identitas sembilan warga yang dilaporkan menjadi korban penyanderaan:

  1. Nemerina Wamang (17), dalam kondisi hamil muda.
  2. Alin Mesawarol, siswi kelas VI SD.
  3. Nopi Aim, siswi kelas IV SD.
  4. Opinte Meswaro, siswi kelas III SD.
  5. Yonita Senawatme (18).
  6. Meria Nibilingame (15).
  7. Wena Katagame (18).
  8. Ilimin Onawame (18).
  9. Miante Nibilingame (13).

Hingga berita ini ditulis, kepolisian masih melakukan upaya penanganan dan pengamanan untuk memastikan keselamatan sembilan warga sipil tersebut.

Polisi juga masih mendalami kronologi serta kondisi terkini para korban di lokasi. (antara)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts