Begal Maut yang Tewaskan Adinda Dhea di Kertapati Ditangkap, Pelaku Ungkap Peran Rekannya

Writer: - Kamis, 20 Agustus 2026
Halim Munandar (duduk), salah satu pelaku begal sadis tewaskan perempuan di Kertapati, saat berada di Polrestabes Palembang, Rabu (19/8/2026) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Kasus begal maut yang menewaskan Adinda Dhea Fiji Lestari (21), warga Kecamatan Kertapati, Palembang, mulai menemui titik terang.

Satu dari dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang diduga menyebabkan korban meninggal dunia berhasil ditangkap anggota Opsnal Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang.

Read More

Pelaku yang diamankan yakni Halim Munandar (26), warga Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan. Ia ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Lemabang, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Rabu (19/8/2026).

Saat hendak ditangkap, Halim disebut melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Polisi kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan pelaku.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kanit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang Iptu Jhony Palapa.

Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang, Halim mengakui keterlibatannya dalam aksi begal yang menewaskan Adinda Dhea.

Namun, kepada polisi, Halim mengaku hanya berperan sebagai joki atau pengendara sepeda motor. Sementara rekannya berinisial T yang kini masih dalam pengejaran polisi disebut sebagai pelaku yang menarik korban hingga terjatuh.

“Saya cuma joki, Pak. T yang melakukannya. Awalnya T mau menarik kunci kontak motor, malah tertarik lengan baju korban. Jadi korban langsung jatuh tersungkur ke jalan aspal,” kata Halim.

Menurut pengakuan Halim, setelah korban terjatuh, T langsung mengambil sepeda motor Honda Beat milik korban dengan nomor polisi BG 5842 ADR.

Motor tersebut, kata dia, sempat terseret hingga masuk ke semak-semak yang berjarak beberapa meter dari lokasi kejadian.

Halim juga mengungkapkan bahwa sepeda motor hasil kejahatan tersebut rencananya akan dijual di wilayah Banyuasin.

“Rencananya motor korban mau kami jual di daerah Jalur Banyuasin, sudah ada yang mau membelinya. Tapi saya keburu ditangkap polisi. Saya juga tak menyangka korban sampai meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan membenarkan penangkapan salah satu pelaku Curas yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya Adinda Dhea.

“Masih proses pengembangan ya,” kata Sonny saat dikonfirmasi.

Polisi hingga kini masih memburu pelaku lain berinisial T yang diduga berperan langsung dalam aksi tersebut. Pengembangan kasus juga dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Korban Ditemukan Bersimbah Darah

Sebelumnya, Adinda Dhea Fiji Lestari ditemukan meninggal dunia di Jalan Mayor Jenderal Satibi Darwis, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di pinggir jalan.

Polisi saat melakukan olah TKP terhadap perempuan muda diduga korban begal sadis di Kertapati, Rabu (19/8/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Dugaan bahwa Adinda menjadi korban begal menguat setelah sepeda motor miliknya tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Petugas Polsek Kertapati bersama personel Inafis dan piket Reskrim Polrestabes Palembang kemudian mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts