Pelajar SMKN 2 Palembang Dikejar-kejar dan Dikeroyok, Video Aksi Anarkis Viral di Grup Wali Murid

Writer: - Jumat, 14 Agustus 2026
Rekaman video memperlihatkan aksi kejar-kejaran sejumlah pelajar menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Mesuji 1, Kelurahan Demang Lebar Daun, Palembang, Jumat (14/8/2026). Peristiwa tersebut diduga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap seorang pelajar SMKN 2 Palembang. Polisi masih melakukan pengecekan terkait kejadian tersebut. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Rekaman video yang memperlihatkan aksi kejar-kejaran sejumlah sepeda motor hingga dugaan penganiayaan antarpelajar viral di kalangan wali murid SMKN 2 Palembang.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Jalan Mesuji 1, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 12.09 WIB. Lokasi kejadian disebut berada tepat di seberang SMKN 2 Palembang.

Read More

Video tersebut diketahui beredar luas melalui WhatsApp Group (WAG) yang beranggotakan para wali murid SMKN 2 Palembang.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah mengendarai sepeda motor dan terlibat aksi kejar-kejaran di sebuah gang sempit.

Beberapa pengendara bahkan terlihat berboncengan hingga tiga orang dalam satu sepeda motor.

Situasi kemudian berubah menjadi aksi anarkis. Salah seorang pelajar yang disebut merupakan siswa SMKN 2 Palembang terlihat dikepung sejumlah pelajar lain yang mengenakan seragam olahraga berwarna kuning-hitam.

Dari dokumentasi foto dan video yang diterima, pelajar tersebut diduga menjadi korban pengeroyokan dan mengalami sejumlah luka pada tubuhnya.

Luka terbuka terlihat di bagian belakang leher dan tangan korban yang diduga akibat aksi kekerasan tersebut.

“Ramai di grup wali murid. Katanya kejadiannya siang tadi sekitar jam 12. Kalau yang jadi korban itu pelajar SMKN 2,” ujar salah seorang wali murid SMKN 2 Palembang berinisial ARF (48).

ARF mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Ia berharap aksi kekerasan yang melibatkan pelajar tidak kembali terjadi dan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

“Miris sekali melihatnya. Aksi seperti ini semestinya tidak boleh terjadi,” katanya.

Menurut ARF, beredarnya video tersebut membuat para wali murid khawatir terhadap keselamatan anak-anak mereka, khususnya saat jam pulang sekolah.

Ia berharap pihak sekolah maupun kepolisian dapat segera mengusut peristiwa tersebut untuk mengetahui penyebab dan pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh saat dikonfirmasi mengenai informasi tersebut mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu ke lokasi.

“Kami cek dulu ke lapangan,” ujar Fauzi Saleh.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kronologi lengkap maupun motif aksi kejar-kejaran dan dugaan pengeroyokan tersebut.

Pihak kepolisian juga masih melakukan pengecekan untuk memastikan kejadian serta pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts