Palembang, Sumselupdate.com — Malang dialami oleh Munadi (34), dirinya mengaku sudah menjadi korban hipnotis, yang membuatnya harus kehilangan satu unit sepeda motor merek Honda Beat Street nopol BG 6024 AEM serta uang tunai sebesar Rp1,3 juta.
Tak terima kejadian yang dialaminya, membuat warga Lorong Kikim Jaya 1 Kecamatan SU II Palembang ini, melapor ke Polrestabes Palembang, pada Rabu (25/3/2026) siang.
“Peristiwa itu terjadi saat saya berada di pasar 16 Ilir Palembang, pada tanggal 19 maret 2026 lalu, sekitar pukul 15.30 WIB, memang baru saya laporkan sekarang, karena sibuk mau lebaran,” ucapnya.
Menurut Munadi, saat kejadian itu dirinya sedang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam gedung pasar 16 Ilir, tepatnya di lantai 3, hendak berbelanja.
Ketika itu dirinya bertemu dengan terlapor yang tidak dikenalnya. Dimana terlapor itu menepuk pundaknya.
Baca juga : Seorang Warga Pagaralam Ditangkap atas Kasus Hipnotis yang Rugikan Mahasiswi di Bengkulu
“Dari sana saya tidak sadar diri, seperti linglung. Ketika sadar, rupanya uang di dalam dompet saya sudah tidak ada lagi, berisi 1,3 juta, motor saya juga dibawa terlapor. Saya benar-benar tidak ingat apa-apa,” jelasnya.
Atas laporan yang ia buat, Munadi berharap terlapor dapat ditangkap oleh pihak kepolisian.
“Saya harap juga motor saya bisa kembali,” tukasnya.
Sementara itu Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar, membenarkan adanya laporan korban terkait laporan penggelapan R2.
Baca juga : Mengaku Jadi Korban Hipnotis, Mahasiswi Ini Kehilangan Handphone dan Uang Tunai
“Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan dan menangkap terlapornya,” tutupnya singkat. (**)











