Teror Bom Molotov di Palembang, Mobil Warga di Demang Lebar Daun Dibakar OTK, Polisi Buru Pelaku

Writer: - Selasa, 24 Maret 2026
Mobil warga mengalami kerusakan pada bagian depan usai dilempar bom molotov oleh OTK di Demang Lebar Daun, Palembang, Selasa (24/3/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi teror menggunakan bom molotov terjadi di kawasan Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Selasa (24/3/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 02.24 WIB, saat sebuah mobil milik warga bernama Indra yang terparkir di garasi rumahnya menjadi sasaran lemparan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Read More

Akibat kejadian itu, bagian bemper depan mobil jenis Honda Mobilio milik korban mengalami bekas gosong akibat api dari lemparan benda yang diduga bom molotov.

Korban baru mengetahui aksi tersebut pada pagi hari setelah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman tersebut terlihat dua orang pelaku datang menggunakan sepeda motor dan melakukan pelemparan ke arah rumah.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban melalui layanan Call Center Polri 110. Petugas dari Polsek Ilir Barat I langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kepolisian melakukan olah TKP di lokasi teror molotov di kawasan Ilir Barat I, Palembang, Selasa (24/3/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Selanjutnya, korban didampingi petugas untuk membuat laporan resmi ke Polda Sumatera Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian terdengar suara lemparan berulang. Bahkan ditemukan beberapa botol berisi cairan mudah terbakar di sekitar lokasi, baik di dalam maupun di luar pekarangan rumah.

Lemparan tersebut tidak hanya mengenai kendaraan korban, tetapi juga bagian dinding rumah serta rolling door tempat usaha di sekitar lokasi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Dari hasil analisis rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang laki-laki yang datang menggunakan sepeda motor. Identitas keduanya masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran,” ujarnya.

Dari keterangan saksi lainnya, diketahui kejadian serupa juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada malam pergantian tahun 2026.

“Hal ini menjadi perhatian penyidik untuk mendalami kemungkinan keterkaitan antara kedua kejadian tersebut,” tambahnya.

Saat ini, penanganan kasus dilakukan secara terpadu oleh Polda Sumsel bersama Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Barat I dengan melibatkan fungsi Reskrim, Intelkam, serta unit Identifikasi.

Tim Inafis dan Laboratorium Forensik juga turut dilibatkan guna mendukung proses pembuktian secara ilmiah.

Kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif. Namun, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus dan pengejaran terhadap para pelaku.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat serta memastikan keamanan warga tetap terjaga.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts