Kubiarkan saja luka menjadi lupa
kuserahkan juga lupa menghapus luka
namun aku merawat ingatan serta merta
Muara sakit ini menuju selautan kisah
pada sebuah dermaga cerita di tepian resah
sedalam mana perih ini dapat kutanggung
bila hati selalu terikat lantas terkurung
sudikah kiranya luka melukai lupa
atau ingatan ini kian bertambah dan bertumbuh
atau lambat laun ingatan akan mati terbunuh
Semua akan hilang
Semua akan pulang
Kubiarkan luka terbiar dan merana
jangan bersamaku lagi meninggalkan goresan
aku telanjur memiliki ingatan yang panjang
terkadang mengadu— juga mengaduh
sepanjang jalan yang ditempuh
setiap doa tak ingin cepat kubasuh
18.11.2025
Biodata Penulis:
DE EKA PUTRAKHA berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat. Tulisannya termuat dalam
berbagai buku antologi bersama serta media cetak dan online (Indonesia, Malaysia, Brunei
Darussalam dan Singapura). Profilnya pernah dimuat media negeri jiran Jurnal DoeaJiwa
Bil.11/2023. Terpilih sebagai 10 Resensi Terbaik “Resensi Buku peringkat ASEAN 2020”
anjuran Persatuan Penyair Malaysia. Sajak beliau menjadi Juara Sayembara Nyala “Sastera
Hijau” 2024 – majalah KayuApi Singapura. Buku terbarunya kumpulan puisi berjudul
“Ketika Semua Orang Sengaja Melupakan Setelah Kucari Cara Agar Selalu Mengingat
Mereka” (Penerbit Lumpur, Mei 2025). Dapat disapa melalui facebook De Eka Putrakha dan
instagram @deekaputrakha.











