Puisi: Orientasi

Writer: - Kamis, 29 Januari 2026
Yanuar Abdillah Setiadi (Dok. Pribadi)

Coba tanyakan pada anak cucumu

apa yang ingin mereka kejar

Read More

apakah uang, apakah kekayaan,

apakah Tuhan, apakah setan.

Hedonisme mengaburkan pandangan kita

Konsumerisme layaknya kaki anak kecil

yang bermain air di dasar kolam

sehingga membuat kita semakin

sulit melihat kedalaman makna.

Popolaritas hanya sebatas

danau fatamorgana di padang sahara.

Jumlah tayangan, suka dan komentar sosial media

menjelma obat penawar

agar kita tetap tenar.

Mata angin dunia modern

tidak bisa dibaca sekejap kata

Jagalah anak-cucumu dari

orientasi dunia yang membuatnya

hanyut di dalamnya.

Purbalingga, 2026

Tentang Penulis

Yanuar Abdillah Setiadi, lahir di Purbalingga, Januari 2001. Mukim di Desa Timbang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Alumnus Pendidikan Bahasa Arab di kampus yang sama. Dua buku mutakhirnya berjudul Mengaji Pada Alif (2023) dan Melihat Lebih Dekat (2024). Nominator Terminal Award Mojok.co Yogyakarta tahun 2023. Karyanya termuat di berbagai media di antaranya; mojok.co, maarifnujateng.or.id, Majalah An-Nuqtoh, litera.co.id, tajdid.id, mbludus.com, ruangjaga.com, sukusastra.com, gokenje.my.id, dan geger.id. Kontributor “Covid-19 Pandemi Dunia” (2020), “Lintang 3” (2020), dan “Di Ujung Tanjung” (2020). Instagram: @yanuarabdillahsetiadi.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts