Istanbul, Sumselupdate.com – Lebih dari setengah juta warga menggelar aksi unjuk rasa di Istanbul, kota terbesar di Turkiye, pada Hari Tahun Baru sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza.
Aksi tersebut diselenggarakan oleh Humanity Alliance bersama National Will Platform, sebuah koalisi organisasi masyarakat sipil. Massa membawa slogan “Kami tidak akan mundur, kami tidak akan diam, kami tidak akan melupakan Palestina”. Sekitar 400 organisasi masyarakat sipil dilaporkan turut ambil bagian. Kepolisian setempat memperkirakan jumlah peserta mencapai sekitar 520.000 orang.
Ketua Dewan Pembina Ilim Yayma Foundation, Bilal Erdogan, mengatakan para peserta aksi menyambut Tahun Baru dengan doa-doa untuk Palestina.
Sebelum memulai aksi, massa berkumpul di sejumlah masjid bersejarah di Istanbul, termasuk Masjid Hagia Sophia dan Masjid Sultanahmet. Selanjutnya, mereka berbaris menyusuri sejumlah ruas jalan utama kota dan memusatkan aksi di Jembatan Galata yang membentang di atas kawasan Tanduk Emas.
Di tengah jembatan, peserta membentangkan spanduk raksasa bertuliskan “Keadilan untuk Gaza” dalam bahasa Turkiye dan Inggris, berdampingan dengan bendera Turkiye dan Palestina.
Sejumlah demonstran juga bergabung melalui jalur laut. Mereka tiba menggunakan perahu di Selat Bosphorus sambil menyalakan suar dan mengibarkan bendera Palestina.
Aksi solidaritas tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan sejumlah seniman dan musisi internasional.
Meski gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober setelah dua tahun perang, Israel dilaporkan masih terus melancarkan serangan ke Gaza. Otoritas kesehatan setempat menyebutkan lebih dari 400 warga Palestina tewas akibat serangan tersebut.
(**)











