Acer dan PPI Dunia Bahas Peran AI dan Energi Terbarukan dalam Webinar Global 2026

Writer: - Rabu, 15 April 2026
Webinar Acer Smart School Academy bersama PPI Dunia membahas peran AI dan energi terbarukan dalam mendukung keberlanjutan global. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Turki, Sumselupdate.com – Di tengah percepatan transformasi digital global, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence serta pengembangan energi berkelanjutan menjadi dua aspek penting dalam menjawab tantangan masa depan.

Menjawab isu tersebut, Acer melalui program Acer Smart School Academy berkolaborasi dengan PPI Dunia menyelenggarakan webinar bertajuk ‘Peran AI dan Pengembangan Energi dalam Memahami dan Mendukung Energi Berkelanjutan’.

Read More

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 11 April 2026 itu diikuti mahasiswa, akademisi, serta profesional dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap isu AI, energi, dan transformasi digital.

Webinar ini menghadirkan dua pembicara, yakni Zalfa Afifah Zahra dan Moh. Wahyu Syafi’ul Mubarok yang membagikan perspektif strategis terkait keterkaitan antara perkembangan teknologi dengan tantangan keberlanjutan global.

Dalam pemaparannya, Wahyu menegaskan bahwa isu energi dan lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ia menyebut kebutuhan energi global yang terus meningkat hingga kini masih didominasi sumber energi fosil yang berkontribusi besar terhadap emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim.

“Kebutuhan energi terus meningkat, namun masih didominasi oleh energi fosil yang menghasilkan emisi gas rumah kaca. Ini menjadi tantangan besar dalam upaya menekan perubahan iklim,” ujarnya.

Ia menjelaskan, transisi energi menjadi langkah strategis dari penggunaan energi konvensional seperti batu bara, minyak, dan gas bumi menuju energi yang lebih bersih seperti tenaga surya, angin, air, biomassa, dan panas bumi.

Menurutnya, selain mampu menekan emisi karbon, energi terbarukan juga memiliki potensi besar dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi baru serta membuka lapangan kerja secara global.

Lebih lanjut, Wahyu menyoroti besarnya potensi energi terbarukan di Indonesia yang belum dimanfaatkan secara optimal. Hal tersebut dinilai sebagai peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda dan sektor industri.

“Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kita semua,” katanya.

Dalam diskusi tersebut juga mengemuka peran teknologi, khususnya AI, sebagai enabler dalam mendukung efisiensi dan optimalisasi sistem energi. Teknologi ini dinilai mampu memprediksi kebutuhan energi, mengelola distribusi secara cerdas, hingga memantau emisi secara real-time.

Sementara itu, Zalfa menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global tersebut. Ia mengajak peserta agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi.

“Generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk mendukung keberlanjutan,” ungkapnya.

Meski demikian, para pembicara juga menyoroti sejumlah tantangan dalam implementasi transisi energi, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia serta kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Karena itu, kolaborasi antara pelajar, pendidik, pemerintah, dan sektor industri dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem energi yang inklusif dan berkelanjutan.

Selain itu, peserta juga diingatkan bahwa isu keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau institusi global, melainkan tanggung jawab bersama. Permasalahan seperti perubahan iklim, polusi, dan krisis sumber daya alam membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta aksi nyata dari individu.

Melalui webinar ini, Acer Smart School Academy menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi digital serta kesadaran generasi muda terhadap isu global.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah inspiratif yang mendorong lahirnya inovasi dan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem energi yang berkelanjutan. Semua pihak memiliki peran penting dalam mewujudkannya,” demikian penutup diskusi dalam webinar tersebut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts