Begini Kesaksian Kernet Saat Sopir Truk Tewas Ditikam Pengamen di Simpang Macan Lindungan

Writer: - Selasa, 25 November 2025
Kondisi jasad sopir truk dilaporkan tewas setelah ditikam pengamen saat berhenti di lampu merah Simpang Macan Lindungan, Senin (24/11/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Khodirin Nazali (44), sopir truk asal Lampung, tewas ditikam oleh seorang pengamen di Simpang Macan Lindungan, Palembang.

Peristiwa tragis itu terjadi saat truk yang dikemudikan korban tengah berhenti di lampu merah dan disaksikan langsung oleh kernetnya, Husaini.

Read More

Menurut penuturan Husaini, kejadian bermula ketika truk fuso putih bernomor polisi BE 8139 CW yang mereka tumpangi berhenti di Simpang Macan Lindungan.

Tak lama kemudian, empat orang pelaku mendatangi kendaraan tersebut dan meminta uang.

Korban sebenarnya telah memberikan uang pecahan kecil kepada para pelaku. Namun, pemberian itu ditolak.

Ketika kendaraan hendak kembali melaju, para pelaku tetap memaksa meminta uang. Dalam situasi itu, salah satu pelaku tiba-tiba menusuk korban.

Usai ditikam, Khodirin keluar dari truk namun langsung tersungkur bersimbah darah di jalan. Sementara itu, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Warga sekitar yang melihat korban tergeletak segera berkerumun dan melapor kepada pihak kepolisian.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk pemeriksaan forensik.

Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, AKP Ricky Mozam, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi dan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban bernama Khodirin Nazali, warga Tulung Itik II, Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Informasi dari warga menyebutkan para pelaku diduga merupakan pengamen yang sering mangkal di kawasan Simpang Macan Lindungan.

Insiden ini menghebohkan pengguna jalan bahkan videonya viral di media sosial, memperlihatkan korban tergeletak di samping truknya sebelum dievakuasi menggunakan ambulans.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts