Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana penuh kehangatan mewarnai kunjungan Branch Office Head BRI Pagaralam Ahmad Mubarrok bersama Yayasan Baitulmal BRIlian Wilayah Sumsel Kiki Wiyandi dan Manager Pemasaran Roy Mustika Kesuma ke dua pondok pesantren di Kota Pagaralam.
Dalam agenda bernuansa sosial tersebut, mereka memberikan berbagai bantuan sekaligus mengajak pengurus pondok untuk mengenal lebih dekat manfaat menabung melalui layanan BRI.
Kunjungan dilakukan ke Pondok Tahfidz Lembah Serunting di Kecamatan Dempo Tengah dan Pondok Pesantren Nurul Iman Manzilul Barokah di Kecamatan Dempo Utara. Bantuan yang disalurkan berupa alat elektronik, peralatan rumah tangga, serta kebutuhan sehari-hari bagi para santri.
Ahmad Mubarrok mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung pendidikan keagamaan di daerah.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, pihak BRI juga menyempatkan diri untuk memberikan penjelasan mengenai berbagai program yang saat ini dijalankan oleh Bank BRI. Dalam kesempatan tersebut, Mubarrok turut mengajak para pengurus pondok untuk mulai membuka tabungan di BRI.
“Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika menabung di BRI, mulai dari kemudahan akses hingga berbagai fitur digital yang memudahkan transaksi,” jelasnya.
Kunjungan berlangsung dalam suasana akrab antara pimpinan BRI Pagaralam dan para pengurus pondok pesantren. Bahkan, sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan, rombongan BRI turut melaksanakan shalat Jumat berjamaah bersama para santri di Ponpes Nurul Iman Manzilul Barokah. Kiki Wiyandi dari Yayasan Baitulmal BRIlian menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program BRI Berbagi.
“Yayasan Baitulmal BRI dikelola dari iuran 2,5% gaji karyawan BRI seluruh Indonesia. Dana ini kami salurkan untuk kegiatan keagamaan, termasuk membantu pondok pesantren,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BRI berharap hubungan baik antara lembaga keuangan dan institusi pendidikan keagamaan di Pagar Alam dapat terus terjalin, memberikan manfaat berkelanjutan bagi pengurus maupun para santri. (**)











