Polisi Bongkar Jual Beli Bayi di Palembang, Empat Pelaku Termasuk Orang Tua Kandung Ditangkap

Writer: - Kamis, 23 Oktober 2025
Keempat pelaku yang diduga terlibat dalam penjualan bayi berusia lima hari diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan mengungkap kasus perdagangan bayi yang mengejutkan warga Palembang.

Polisi menangkap empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam penjualan bayi berusia lima hari.

Read More

Selain kedua orang tua sang bayi, petugas juga mengamankan dua orang perantara yang berperan dalam transaksi jual beli tersebut.

Keempat pelaku masing-masing adalah pasangan suami istri Fernando Agustio (30) dan Rini Apriyani (30), warga Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni, Palembang; Riska Dwi Yanto, warga Jalan KH Wahid Hasyim, Kertapati, Palembang; serta Yudi Pratama, warga Kota Semarang, Jawa Tengah.

Penangkapan dilakukan oleh Subdit IV Renakta dan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di kawasan RS Bari Palembang pada Rabu (22/10/2025) siang.

Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat pada Minggu (19/10/2025) yang menginformasikan adanya dugaan transaksi jual beli bayi di RS Bari Palembang.

Menindaklanjuti laporan itu, anggota Unit 2 Subdit IV Renakta melakukan penyelidikan dengan mewawancarai sejumlah orang di sekitar lokasi.

Setelah memastikan kebenaran informasi, petugas bergerak cepat dan menangkap para pelaku saat transaksi berlangsung.

Usai transaksi selesai, keempat pelaku langsung diamankan bersama bayi dan uang hasil jual beli yang digunakan sebagai barang bukti.

Dari tangan pelaku, polisi turut menyita empat unit telepon genggam, surat keterangan lahir bayi, dan surat keterangan dokter.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts