Warga Lorong Mulia 1 Plaju Palembang Resah Pasca-Kasus Pencurian Emas Puluhan Suku

Writer: - Minggu, 12 Oktober 2025
Lorong Mulia I, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang. (Foto; Sumselupdate.com/Kurnia Sari)

Palembang, Sumselupdate.com – Warga Lorong Mulia I, Kelurahan Talang Bubuk, Kecamatan Plaju, Palembang, mendadak resah setelah rumah seorang warga bernama Rully dibobol maling pada siang hari. Dalam kejadian itu, emas puluhan suku senilai lebih dari Rp300 juta raib digondol pelaku.

Kampung yang selama puluhan tahun dikenal aman dan tenteram itu kini kehilangan rasa nyaman. Warga juga menilai pejabat lingkungan seperti RT dan RW setempat terkesan tidak peduli terhadap kondisi keamanan wilayahnya.

Read More

Salah satu warga, Suharti (59), mengaku prihatin atas musibah yang menimpa keponakannya tersebut.

“Saya kasihan dengan korban, dia keponakan saya sendiri. Emas yang hilang itu hasil menabung selama 20 tahun. Alhamdulillah, satu dari empat pelaku sudah ditangkap. Saya harap pelaku lainnya segera tertangkap dan diusut tuntas,” ujarnya, Minggu (12/10/2025).

Menurutnya, perangkat lingkungan seperti RT dan RW seolah abai terhadap musibah yang menimpa warganya.

Baca Juga: Rumah Warga Plaju Palembang Dibobol Maling Siang Hari, Puluhan Suku Emas Raib

“RT dan RW sering lewat depan rumah korban tapi tidak menanyakan kabar. Tidak ada imbauan agar warga lebih waspada, bahkan kegiatan ronda juga tidak ada. Seolah tidak terjadi apa-apa,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Budiati (53), warga setempat. Ia menilai perhatian dari oknum RW 04, berinisial SM, sangat minim.

“Pak RW lebih sibuk mengurus kebun PKK di belakang rumah saya, padahal kebun itu bikin banyak nyamuk. Sekarang warga sedang resah karena kemalingan, seharusnya itu yang lebih diperhatikan,” tegasnya.

Warga lainnya, Suharti (50), berharap pejabat lingkungan lebih aktif mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Dua Hari Setelah Laporan Masuk, Polisi Ringkus Pelaku Pencurian Puluhan Suku Emas di Plaju Palembang!

“RT dan RW seharusnya membuat pengumuman di masjid agar warga lebih ketat menjaga rumahnya, serta menghidupkan lagi siskamling. Sekarang siang hari saja takut meninggalkan rumah,” ujarnya.

Korban pencurian, Rully, berharap kampungnya kembali aman dan kegiatan gotong royong antarwarga bisa dihidupkan kembali.

“Kami ingin warga bersama RT dan RW bersatu menjaga keamanan kampung. Semangat gotong royong harus ditumbuhkan lagi demi kenyamanan bersama,” harapnya.

Sementara itu, Lurah Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju, Desi Anna, mengaku telah mengetahui kejadian yang viral tersebut.

“Besok Senin akan kami rapatkan RT dan RW-nya. Biasanya RW SM aktif, tapi mungkin kurang koordinasi dengan RT-nya. Kami akan aktifkan lagi poskamling dan menggandeng Babinkamtibmas serta kepolisian. Imbauan kepada warga juga akan kami galakkan untuk meminimalisir tindak kejahatan,” jelasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts