Palembang, Sumselupdate.com — Taufik Syafei (49), warga jalan Kadir TKR, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Palembang, jadi korban penipuan.
Salah satu bos ayam di Palembang ini, ditipu oleh seorang pria inisial P pembeli daging ayam potong yang biasa memesan ratusan kilogram kepadanya.
Menurut Syafei, peristiwa penipuan tersebut terjadi pada Rabu (18/6/1025) sekitar pukul 05.00 WIB, dirumah sendiri. Dimana saat itu datang terlapor P yang langsung memesan daging ayam sebanyak 400 kilogram dengan harga sebesar Rp10 juta.
“Terlapor itu langganan saya, dia itu ngutang dulu, sebenarnya saya berat untuk kembali kasihkan daging ayam, karena dia masih ada sangkutan utang yang belum dibayarnya,” ucapnya, saat membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, pada Selasa (8/6/2025) siang.
Dalam pemesanan daging ayam itu, diakui Syafei, terlapor berjanji dan memastikan akan membayar secara transfer dalam kurun waktu satu minggu. Namun setelah membatasi waktu yang dijanjikan terlapor tak kunjung membayar pembelian daging ayam kepada korban sampai dengan sekarang.
Baca juga : Dugaan Penipuan Oknum Anggota DPRD Palembang Disebut Hanya Salah Paham, Begini Ceritanya
Dari situlah korban menyadari bahwa dirinya sudah ditipu oleh terlapor dimana sebelumnya terlapor juga sudah mengambil daging ayam sebanyak lima kali dengan total berat ayam 2150 kg, yang mana bila ditafsirkan uang sebesar Rp50 juta.
“Semua nota pembelian saya tulis di kertas, jadi total terlapor memesan daging ayam ke saya sebanyak 2550 kg, kerugian sekitar Rp 60 juta,” jelas Syafei.
Baca juga : Sempat Dilaporkan Penipuan, Oknum Anggota DPRD Palembang Akhirnya Bertanggungjawab
Dengan telah dibuatnya laporan polisi, Syafei berharap laporannya segera di proses pihak kepolisian dan menangkap pelaku.
Sementara itu, Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban tentang dugaan tindak pidana penipuan.
“Laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT kita dan akan diserahkan ke unit Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk ditindaklanjuti,” tukasnya singkat. (**)











